Breaking News:

Berita Video

VIDEO : Menlu Retno Marsudi Imbau WNI di Luar Negeri Segera Pulang, Ini Alasannya

Pemerintah menghimbau WNI yang berada di luar negeri untuk segera pulang menyusul semakin meluasnya wabah virus corona di seluruh dunia

Selain itu, pemerintah juga melarang pendatang yang dalam waktu 14 hari mengunjungi Vatikan, Spanyol, Perancis, Jerman, Swiss, dan Inggris, masuk ataupun transit ke Indonesia.

Enam negara baru tersebut menambah panjang rentetan larangan kunjungan yang telah ditetapkan sebelum ini.

Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah telah melarang pendatang yang dalam kurun 14 hari mengunjungi China, Iran, Italia, dan dua wilayah di Korea Selatan, yaitu Kota Daegu dan Propinsi Gyeongsangbuk-do, masuk atau transit ke Indonesia.

VIDEO: Tempat Rekreasi di Tangerang Kosong Melompong Imbas Wabah Corona

VIDEO: Cegah Covid-19, Pemkot Depok Semprot Disinfektan di Sejumlah Tempat Umum 

"Semua pendatang atau travelers wajib mengisi dan menyerahkan kartu Health Alert Card (Kartu Kewaspadaan Kesehatan) kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan sebelum ketibaan di pintu masuk bandara internasional Indonesia," ucapnya.

"Jika dari riwayat perjalanan menunjukkan bahwa dalam 14 hari terakhir yang bersangkutan pernah berkunjung ke negara-negara tersebut, maka yang bersangkutan dapat ditolak masuk ke Indonesia," imbuh Retno.

Sementara itu, WNI yang berkunjung ke wilayah negara yang dibatasi akan dilakukan pemeriksaan tambahan saat tiba di Tanah Air.

Jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan gejala awal Covid-19, maka akan dilakukan observasi pada fasilitas pemerintah selama 14 hari.

Sementara itu, jika tidak ditemukan gejala awal, maka sangat dianjurkan yang bersangkutan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Untuk diketahui, kebijakan yang bersifat sementara ini mulai berlaku pada Jumat (20/3/2020) pukul 00.00 WIB, dan akan dievaluasi sesuai perkembangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wabah Corona, Pemerintah Minta WNI yang Pergi ke Luar Negeri Segera Pulang
Penulis : Dani Prabowo

Editor: Muhamad Rusdi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved