Berita Video

VIDEO: Mengaku Ditelantarkan Selama 4 Tahun, Istri Pesepakbola Ismed Sofyan Lapor Polisi

Pemain Persija itu dilaporkan atas dugaan tindak pidana sesuai Pasal 49 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

VIDEO: Mengaku Ditelantarkan Selama 4 Tahun, Istri Pesepakbola Ismed Sofyan Lapor Polisi
Warta Kota
Cut Rita (59) istri pesepakbola Ismed Sofyan usai memberikan keterangan di Polda Metro Jaya. Ia melaporkan Ismed atas dugaan KDRT karena merasa ditelantarkan serta tidak dinafkahi secara lahir dan batin sejak 2017. 

Merasa ditelantarkan serta tidak dinafkahi secara lahir dan batin sejak 2017, Cut Rita (59) melaporkan suaminya yakni pesepakbola Ismed Sofyan ke Polda Metro Jaya. Pelaporan dilakukan 4 Maret lalu.

Pemain Persija itu dilaporkan atas dugaan tindak pidana sesuai Pasal 49 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Atas laporan itu penyidik Ditreskrimum memeriksa Cut Rita, Rabu (18/3/2020).

Usai memberikan keterangan ke penyidik, Cut Rita mengatakan ia sebenarnya tidak ingin melaporkan kasus ini ke polisi. "Saya sudah mencoba menemui Ismed baik di lapangan atau ke mess Persija, untuk menyelesaikan ini dan menuntut hak saya, tetapi saya diusir," kata Cut Rita kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2020).

Karenanya kata Cut Rita, ia melaporkan suaminya itu ke Mapolda Metro Jaya atas dugaan penelantaran sesuai UU KDRT.

"Sejak 2017 ia pergi dari rumah dan tidak pernah memberi nafkah ke saya, sampai hari ini. Jadi sudah empat tahun ini saya ditelantarkan," kata Cut Rita.

Menurut Cut Rita, Ismed sudah sedikitnya empat kali berselingkuh. "Terakhir ini, dia berselingkuh dengan sepupu saya yang tinggal di depan rumah saya. Padahal sepupu saya itu, sudah bersuami juga," kata Cut Rita yang tinggal di Lembah Hijau, Cimanggis, Depok.

Ia menerangkan pada 2018, Ismed Sofyan menggugat cerai dirinya ke Pengadilan Agama (PA) Kota Depok. Tapi gugatan gugur karena Ismed tidak pernah hadir dalam pemanggilan hakim.

"Lalu 2019 kembali ada gugatan cerai ke PA Agama. Dalam prosesnya, menurut Hakim cerai bisa diketok, dan Ismed harus memenuhi salah satunya Idah Mud'ah," kata Rita.

Namun kata Rita sejak putusan dikeluarkan Januari 2020, idah mud'ah tidak juga diberikan Ismed Sofyan ke dirinya. "Hakim memberi batas waktu sampai beberapa bulan ke depan," kata dia.

Cut Rita berharap Ismed memenuhi tuntutan idah mud'ah. "Pengacara saya meminta nafkah idah mud'ah Rp 2 Miliar. Tapi hakim mengabulkan Rp 500 Juta, namun itupun tak juga dipenuhi Ismed," kata Cut Rita.

Ke depan, ia berharap polisi memanggil Ismed dan kasus yang dilaporkannya membuat Ismed sadar dengan menceraikan dirinya serta memenuhi tuntutan idah mud'ah.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved