Kasus Senjata Api Ilegal

UPDATE Salah Satu Tersangka Sindikat Senjata Api Ilegal Ternyata Mantan Kekasih Bebby Fey

Aparat Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk enam anggota sindikat pebisnis senjata api (senpi) ilegal, dari Jakarta Barat, Jakarta

Wartakotalive.com/Nur Ichsan
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memimpin rilis pengungkapan kasus kepemilikan, menyimpan dan pendistribusian senjata api ilegal, Rabu (18/3/2020). Sebanyak 24 pucuk senjata api dari berbagai jenis, 8 senjata mimis dan 2 air soft gun serta 10553 butir peluru berikut 7 tersangka berhasil diamankan petugas. 

Dari rumahnya ditemukan 8 senjata api berikut ratusan peluru tajam.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memimpin rilis pengungkapan kasus kepemilikan, menyimpan dan pendistribusian senjata api ilegal, Rabu (18/3/2020). Sebanyak 24 pucuk senjata api dari berbagai jenis, 8 senjata mimis dan 2 air soft gun serta 10553 butir peluru berikut 7 tersangka berhasil diamankan petugas.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memimpin rilis pengungkapan kasus kepemilikan, menyimpan dan pendistribusian senjata api ilegal, Rabu (18/3/2020). Sebanyak 24 pucuk senjata api dari berbagai jenis, 8 senjata mimis dan 2 air soft gun serta 10553 butir peluru berikut 7 tersangka berhasil diamankan petugas. (Wartakotalive.com/Nur Ichsan)

"Petugas lalu mendalami GTB. Sehingga diketahui selain menyimpan dan memiliki senpi tanpa dilengkapi dengan surat-surat yang sah, tersangka GTB juga menjual Senpi berikut peluru kepada, tersangka lainnya yakni WK, MH dan AST," kata Nana.

Menurut Nana, petugas kemudian membekuk WK dari rumahnya di Grogol, Jakarta Barat, 21 Februari 2020.

Dari tangan WK diamankan 3 senjata api laras pendek tanpa surat berikut hampir seribu peluru tajam.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memimpin rilis pengungkapan kasus kepemilikan, menyimpan dan pendistribusian senjata api ilegal, Rabu (18/3/2020). Sebanyak 24 pucuk senjata api dari berbagai jenis, 8 senjata mimis dan 2 air soft gun serta 10553 butir peluru berikut 7 tersangka berhasil diamankan petugas.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memimpin rilis pengungkapan kasus kepemilikan, menyimpan dan pendistribusian senjata api ilegal, Rabu (18/3/2020). Sebanyak 24 pucuk senjata api dari berbagai jenis, 8 senjata mimis dan 2 air soft gun serta 10553 butir peluru berikut 7 tersangka berhasil diamankan petugas. (Wartakotalive.com/Nur Ichsan)

Lalu kata Nana petugas membekuk MH di Bogor pada 22 Februari 2020.

Dari tangan MH diamankan 5 senjata api dan senapan angin.

Kemudian tambah Nana, petugas kembali mengamankan AST di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 Maret 2020.

Dari tangan AST disita 10 senjata api laras panjang, satu senapan mimis, peredam dan ribuan peluru tajam berbagai jenis.

"Jadi totalnya ada 6 tersangka dengan barang bukti 24 senjata api berbagai jenis berikut 12 ribu butir peluru yang kami sita," kata Nana.

Para tersangka katanya dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat tentang kepemilikan senjata api, Pasal 170 KUHP tentang melakukan tindak pidana bersama-sama, Pasal 368 KUHP tentang pengancaman, Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang, Pasal 335 KUHP tentang pemaksaan dan kekerasan.

Dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved