Kasus Senjata Api Ilegal

Gara-gara Ricuh Jual-Beli Mobil Porsche, Polisi Bekuk Enam Sindikat Senjata Api Ilegal

Aparat Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk enam anggota sindikat pebisnis senjata api (senpi) ilegal, dari Jakarta Barat,

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Konpers pengungkapan sindikat bisnis senpi ilegal di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2020). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM - Aparat Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk enam anggota sindikat pebisnis senjata api (senpi) ilegal, dari Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Bogor

Keenamnya ditangkap berturut-turut sejak 29 Januari hingga 11 Maret.

Mereka adalah JR alias J (perempuan), AK alias T, CTB alias TG, WK, MH als H, AST alias A.

Konpers pengungkapan sindikat bisnis senpi ilegal di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2020).
Konpers pengungkapan sindikat bisnis senpi ilegal di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2020). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Dari tangan mereka disita 24 senjata api ilegal tanpa surat, mulai dari senpi laras panjang, laras pendek dan senapan angin, berikut 12 ribu butir peluru tajam berbagai jenis.

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, terungkapnya sindikat ini berawal dari adanya perselisihan antara dua pelaku yakni AK dan JR dengan DH terkait dengan jual beli mobil merk Porsche.

Dalam perselisihan kata Nana, AK dan JR menganiaya DH.

"Jadi ketika itu korban DH komplain dengan masalah mobil yang mau dibeli dari tersangka dua orang ini.

"Tapi ketika komplain, DH malah dianiaya AK dan JR," kata Nana dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2020).

Nana mengatakan, korban dianiaya menggunakan senjata api yang dipukul ke bagian wajahnya.

Selain itu tersangka AK juga meletuskan senjata api ke udara untuk menakut-nakuti korbannya.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved