Berita Video

VIDEO : Sukseskan Pilkada 2020, KPU Tangsel Anggarkan Rp 68 Miliar

Jelang pelaksanaan Pilkada 2020 KPU Kota Tangerang Selatan telah terima dana Rp 68 Miliar dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan

Jelang Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan (Pilkada Kota Tangsel) 2020 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel telah dan masih melakukan berbagai persiapan jelang pencoblosan yang akan berlangsung pada September 2020 mendatang.

Demi terealisasinya Pilkada 2020 yang baik, KPU Kota Tangsel terus melakukan persiapan yang diperlukan sejak Oktober 2019 lalu.

Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro mengatakan anggaran dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 Kota Tangsel menghabiskan biaya Rp 68 miliar.

VIDEO : Beri Arahan Terkait Wabah Virus Corona, Presiden Jokowi Sebut Belum Perlu Lockdown

VIDEO : Jakarta Waspada Wabah Virus Corona, Kawasan SCBD Terpantau Lenggang

Ia menjelaskan dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel.

"Di 1 Oktober 2019 itu, kita sudah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah untuk penyelenggaraan Wali Kota dan Wakil Wali Kota," kata Bambang kepada Wartakotalive.com saat ditemui di kantornya, Selasa (17/3/2020).

"Jadi semua penganggaran kebutuhan biaya itu sudah kita lakukan penandatanganan yang bersumber dari APBD Kota Tangsel," lanjutnya. 

Ia menuturkan dana tersebut baru diterima KPU Kota Tangsel sebanyak Rp 60 miliar. 

Kemudian pihaknya akan melakukan penambahan anggaran (Addendum) sebanyak Rp 8 miliar untuk upah para  penyelenggara ad hoc Pilkada 2020 Kota Tangsel. 

Adapun yang dimaksud dengan penyelenggara ad hoc itu yakni Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (PPK, PPS dan KPPS).

Ia juga menjelaskan penambahan anggaran itu dikarenakan upah penyelenggara ad hoc yang meningkat pasca Pemilu 2019 lalu. 

Sebab, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menetapkan kenaikan itu berdasarkan evaluasi porsi pekerjaan penyelenggara ad hoc yang dinilai tak sesuai dengan upah sebelumnya. 

VIDEO: Antisipasi Virus Corona, Gedung Wali Kota Tangsel Disemprot Cairan Disinfektan

Heboh Video Kedatangan 40 TKA China di Kendari, Penyebar Video Ditangkap Polisi, Begini Ceritanya

"Jadi gini teman-teman Bawaslu itu dari awal ada surat dari Sekjen (Sekretariat Jenderal) Bawaslu bahwa anggaran untuk honor pengawas ditingkat Kecamatan yang awalnya misalnya Rp 1,850 juta jadi Rp 2 juta. Karena standar Kemenkeu (Kementerian Keuangan) itu didapat dari hasil evaluasi penyelenggaraan Pemilu 2019," jelas Bambang.

"Nah, Rp 60 miliar itu sudah termasuk honor, tapi belum naik. Kemudian kita ngajuin ke Rp 8 miliar.
Akhirnya sekarang angkanya yang rencananya sudah ada penandatanganan adedum, Rp 68 miliar nanti. Prosesnya oleh sekretariatan di akhir bulan Maret ini akan menandatangi penambahan Rp 8 miliar," tandasnya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Muhamad Rusdi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved