Berita Video

VIDEO: Gugatan 312 Warga DKI Diterima, Class Action Banjir Jakarta Dilanjutkan

"Majelis hakim PN Jakarta Pusat hari ini menetapakan bahwa gugatan kami memenuhi syarat sebagai gugatan clas action," kata Azaz Tigor Nainggolan di Pe

VIDEO: Gugatan 312 Warga DKI Diterima, Class Action Banjir Jakarta Dilanjutkan
Warta Kota/Joko Supriyanto
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akhirnya menerima gugatan yang diajukan oleh tim advokasi banjir Jakarta 2020 terkait class action, Selasa (17/3/2020). Atas hal ini gugatan 312 warga DKI Jakarta akan dilanjutkan. 

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akhirnya menerima gugatan yang diajukan oleh tim advokasi banjir Jakarta 2020 terkait class action. Atas hal ini gugatan 312 warga DKI Jakarta akan dilanjutkan.

Penerimaan class action banjir Jakarta 2020 ini langsung di sahkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Panji dalam sidang lanjutan class action di PN Jakarta Pusat, Selasa (17/3).

Dalam kesempatan itu tim advokasi banjir Jakarta 2020, Azaz Tigor Nainggolan mengatakan akhirnya majelis hakim menerima gugatan class action ini setelah dua kali persidangan pemeriksaan.

"Majelis hakim PN Jakarta Pusat hari ini menetapakan bahwa gugatan kami memenuhi syarat sebagai gugatan clas action," kata Azaz Tigor Nainggolan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2020).

Menurut Tigor, jika gugatan yang dilakukan oleh 312 korban banjir awal tahun 2020 telah didaftarkan dalam nomor perkara: 27/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst. Dari ratusan pengugat ada 5 perwakilan setiap wilayahnya masing-masing.

Sehingga sesuai perma dan secara subtansial yaitu mereka alami banjir jakarta 1 januari 2020 lalu. Sehingga atas keputusan hakim maka sidang akan tetap dilanjutkan.

"Melalui 5 orang ini memenuhi syarat sebagai gugatan class action sebagai diatur dalam perma no 1 tahun 2002 tentang acara class action," katanya.

Setelah Majelis Hakim menerima gugatan ini sebagai class action maka dalam sidang lanjutan nanti, akan menyampaikan notifikasi apakah 312 apakah tetap akan sebagai pengugat atau keluar dari gugatan.

"Dua minggu mendatang kita akan mengajukan model notifikasi kepada majelis hakim. Dalam perma 1 tahun 2020 mengatakan harus ditanyakan kembali apakah ada yang mau keluar dari gugatan atau tidak," katanya.

Sementara jika sebelumnya jumlah pengunggat terdaftar sebanyak 243 orang pengunggat dengan kerugian Rp. 42,3 miliar namun kali ada sebanyak 312 penggugat dengan keruguan sebanyak Rp. 60,4 miliar.

Adapun dengan rincian Jakarta Barat sebanyak 150 orang, Jakarta Selatan sebanyak 45 orang, Jakarta Utara sebanyak 21 orang, Jakarta Pusat sebanyak 9 orang dan Jakarta Timur sebanyak 87 orang.

Sementara itu, Wakil Class Action dari Jakarta Pusat, Syahrul Partawijaya mengatakan cukup senang akan keputusan majelis hakim yang menerima gugatan ini dan melanjutkan sidang class action.

"Hari ini kita membuat catatan sejarah yang baru itu bagaimana seorang warga menuntut hak-haknya dan di setujui dan diterima oleh majelis hakim," katanya.

Ia mengatakan jika gugatan ini semata-mata agar dapat menjadikan sesuatu kehati-hati untuk Pemprov kedepannya terkait peringatan dini agar warga dapat bersiap diri menghadapi banjir yang terjadi kedepannya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved