Berita Video

VIDEO: Airin Jelaskan Kisruh Kabar Warga Pondok Aren Meninggal Karena Corona

"Sehingga pada saat dia mendapatkan informasi, ada orang yang meninggal di Pondok Aren maka dia inisiatif turun ke lapangan," sambungnya.

VIDEO: Airin Jelaskan Kisruh Kabar Warga Pondok Aren Meninggal Karena Corona
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany 

Kisruh kabar meninggalnya satu warga Pondok Aren, Tangerang Selatan akibat pandemi virus COVID-19 atau corona turut ditanggapi Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD.

Pasalnya, selang beberapa waktu kabar itu diinformasikan oleh Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim (WH), Camat Pondok Aren, Makum Sagita turut memastikan kebenaran kabar tersebut.

Camat beserta jajarannya itu lantas mengunjungi rumah korban yang diduga meninggal dunia akibat terjangkit infeksi virus corona. 

Bahkan, dirinya membantah bahwa kabar yang disampaikan WH tersebut keliru dikarenakan hasil pengecekannya dilapangan tak mendapati temuan kasus infeksi corona di Pondok Aren. 

Tak hanya membantah, sang Camat beserta jajaranya itu juga membuat video tandingan dengan durasi 2 menit 13 detik seperti pengumuman yang disampaikan oleh WH.

"Saya Camat Pondok Aren menginformasikan kepada rekan-rekan bahwa yang diinformasikan Pak Gubernur Banten bahwa warga Pondok Aren ada yang meninggal kena virus COVID-19 positif. Ternyata kami sudah lacak bersama Pak Lurah Jurangmangu Barat, dan dirumah Amelia yang dimaksud bahwa sehat," ucap Makum dalam pembukaan video yang telah tersiar di jejaring sosial media itu, Tangerang Selatan, Selasa (17/3/2020).

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan reaksi tersebut merupakan sikap inisiatif yang dilakukan oleh sang Camat. 

Menurutnya, sang Camat hanya ingin memastikan kabar yang beredar di wilayah kerjanya itu.

"Tadi saya bertanya dan mengklarifikasi terhadap Pak Camat. Semangatnya Pak Camat mendukung program dari Pak Gubernur dalam rangka untuk melakukan pencegahan," kata Airin saat ditemui di Kantor Wali Kota Tangsel, Ciputat, Selasa (17/3/2020).

"Sehingga pada saat dia mendapatkan informasi, ada orang yang meninggal di Pondok Aren maka dia inisiatif turun ke lapangan," sambungnya.

Namun, Airin tak menampik bahwa ada perbedaan pernyataan dari dua pejabat tersebut hingga berdampak kekisruhan informasi pada masyarakat.

Ia pun mengimbau agar masyarakat lebih menghimpun dan menerima informasi yang dikeluarkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel terkait pandemi virus corona di wilayah Kota Tangsel. 

"Ada beberapa hal yang tentunya berkoordinasi dulu dengan Dinkes dengan hal yang lainnya tidak serta merta. Dan saya berharap kedepan juga teman-teman mari kita satu sumber informasi. Kita juga tadi di rapim (rapat pimpinan) sudah menunjuk Dinkes dan Diskominfo yang untuk menyampaikan," tandasnya. (m23) 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved