Senin, 27 April 2026

Virus Corona

Pelayanan Kependudukan Beroperasi Normal di Tangerang Meski Diterpa Wabah Corona

Pemerintahan Kota Tangerang tetap melakukan pelayanan kependudukan meski di tengah merebaknya wabah virus corona.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (17/3/2020), tetap melakukan pelayanan kependudukan meski di tengah merebaknya wabah virus corona. 

Pemerintahan Kota Tangerang tetap melakukan pelayanan kependudukan meski di tengah wabah virus corona.

Melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Tangerang tetap beraktivitas seperti biasanya dalam melayani masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Tangerang, Sri Wahyuni menjelaskan, meski beroperasi seperti biasanya, namun pihaknya berupaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini.

"Kami menggunakan thermo scanner untuk mengukur suhu tubuh pengunjung. Dan menyediakan hand sanitizer," ujar Sri kepada Warta Kota di Kantor Disdukcapil Kota Tangerang, Selasa (17/3/2020).

Menurutnya hal itu dilakukan mulai Senin (16/3/2020) kemarin. Setelah Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten menetapkan kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 tersebut.

 PENELITI AS Temukan Vaksin Virus Corona, Mulai Diuji Coba ke Ibu Dua Anak dan Diberi Kode mRNA-1273

 Hari Ini Trending Topik Tagar CopotKapoldaSultra, TKA China Tiba di Kendari Begini Penjelasannya

 VANESSA Angel Pasang Foto Tutup Mata Sindir Kasus Virus Corona Sebelum Ditangkap karena Narkoba

"Pelayanan masih terus dilakukan. Seperti pembuatan KTP, KK, Akta Kelahiran dan juga KIA," ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menunda pembuatan dokumen kependudukan jika sifatnya tidak mendesak. Dan diarahkan dalam pelayanan melalui sistem online.

"Masyarakat juga bisa melakukan pembuatan lewat online di aplikasi Tangerang Live dan website Disdukcapil Kota Tangerang," kata Sri.

Setelah pandemi corona ini, Sri menyebut kedatangan pengunjung memang semakin surut.

 BEGINI Saran WHO Kalau Terpaksa Kerja ke Kantor di Tengah Kasus Covid-19

Jajarannya pun membatasi jumlah warga dalam sehari pelayanan ini.

"Untuk semua pelayanan dibatasi 100 orang dalam mengurangi kerumunan," ungkapnya. (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved