Breaking News:

Virus Corona

BEGINI Saran WHO Kalau Terpaksa Kerja ke Kantor di Tengah Kasus Covid-19

Tidak semua jenis pekerjaan bisa dikerjakan di rumah, tergantung jenis dan sifat pekerjaannya. Petugas medis dan kepolisian hanya sekadar contoh.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Pemandangan berbeda terhampar di sekitar Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Senin (16/3/2020). Antrean warga mengular panjang menunggu Transjakarta di dekat halte itu. 

Social distancing perlambat persebaran virus corona

Virus corona baru, COVID-19, menyebabkan banyak kekhawatiran di masyarakat, alasannya karena banyak hal yang belum bisa diprediksi terkait penyebaran virus ini.

 Jennifer Dunn Akui Tidak Masalah dan Tak Stres Meski Dianggap Wanita Tidak Baik oleh Publik

Marc Lipsitch, ahli epidemiologi penyakit menular dari Harvard University menjelaskan, “20 hingga 60 persen orang dewasa dipastikan akan terinfeksi penyakit Covid-19, namun tingkat fatalitas hanya 1 persen," demikian Vox, Senin (16/3/2020).

Kecepatan persebaran wabah virus memiliki konsekuensi tertentu.

Ketika semua orang terinfeksi di waktu yang bersamaan, para ahli epidemiologi mengkhawatirkan sistem pelayanan rumah sakit akan kewalahan dengan lonjakan jumlah pasien terinfeksi virus corona.

Hal tersebut dapat dihindari dengan berbagai pencegahan seperti pembatalan acara publik, bekerja dari rumah, karantina diri dan jauhi keramaian.

Sehari Belajar di Rumah, Siswa Protes: Uang Jajan Enggak Dapet, Tugas Numpuk

Bahkan beberapa negara di dunia seperti Indonesia telah menghentikan sebagian besar proses belajar mengajar.

Hal ini diupayakan untuk memperlambat persebaran virus.

Dr. Siouxsie Wiles, seorang ahli mikro biologi asal New Zealand telah memberikan penjelasan terkait ini.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved