Kisah Bu Yani dan Indahnya Persahabatan Dalam Gerakan Pesepeda Berbagi Sepeda di Jakarta

Kisah Bu Yani dan gerakan Pesepeda Berbagi Sepeda menunjukkan indahnya persahabatan pesepeda di Jakarta.

Kisah Bu Yani dan Indahnya Persahabatan Dalam Gerakan Pesepeda Berbagi Sepeda di Jakarta
istimewa
Yani bersama tim Pesepeda Berbagi Sepeda saat penyerahan sepeda hasil gotong royong para pesepeda, Minggu (15/3/2020). 

Kisah Bu Yani dan gerakan Pesepeda Berbagi Sepeda menunjukkan indahnya persahabatan pesepeda di Jakarta.

Berawal dari sebuah foto sederhana yang merekam aktivitas harian Yani, seorang ibu rumah tangga yang rutin mengantar jemput anaknya ke sekolah dengan sepeda.

Yani mengayuh sepeda lipat berukuran ban 16 inchi sambil memboncengkan tiga anak.

Satu di depan, duduk di frame dan dua di boncengan belakang. 

Anak yang duduk di depan adalah anak tetangga, sedangkan yang dua dibonceng adalah anak Yani sendiri.  

Yani membonceng tiga anak untuk antar jemput ke sekolah.
Yani membonceng tiga anak untuk antar jemput ke sekolah. (Andri Gibson)

Belakangan diketahui jalur seputar Pisangan, Jakarta Timur biasa dilalui Yani saat mengantar jemput anaknya dari rumah ke sekolah. 

Mengayuh sepeda lipat dengan beban penuh seperti itu selain sangat berat, juga membahayakan di tengah keramaian lalu lintas Jakarta.

Sepeda tersebut tidak sesuai peruntukannya dan terkesan dipaksakan pemakaiannya.

Yani adalah seorang ibu rumah tangga yang hidup di rumah kontrakan kecil bersama Ismail, suaminya yang bekerja sebagai office boy honorer.

Sepeda yang dipakai milik ibunda Yani yang tinggal di rumah berbeda.

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved