Berita Video

VIDEO: Gubernur Banten dan Wali Kota Tangerang Raya Rapat Terbatas Bahas Virus Corona

Wahidin Halim mengenakan masker N95 saat memimpin rapat ini. Sedangkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansya

VIDEO: Gubernur Banten dan Wali Kota Tangerang Raya Rapat Terbatas Bahas Virus Corona
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, saat konferensi pers di Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (15/3/2020). 

Gubernur Banten Wahidin Halim menggelar rapat terbatas bersama sejumlah Kepala Daerah Tangerang Raya pada Minggu (15/3/2020). Prosesi rapat dihelat di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Pasar Lama.

Pantauan Warta Kota di lokasi, para pemimpin se-Tangerang Raya hadir sejak siang tadi. Rapat tertutip digelar sedari pukul 13.00 WIB - 15.00 WIB.

Wahidin Halim mengenakan masker N95 saat memimpin rapat ini. Sedangkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah senada memakai pakaian batik.

Sama dengan Wahidin, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menggunakan kemeja putih. Berhijab gradasi pink, Airin tak pakai masker kompak dengan Kepala Daerah Tangerang Raya lainnya.

"Kami koordinasi melakukan pencegahan terkait penyebaran virus corona," ujar Wahidin.

Ia menjelaskan sejumlah kegiatan keramaian diimbau untuk ditiadakan. Seperti apel pegawai dan lain sebagainya.

"Apel tidak ada, tapi ASN tetap masuk kerja di kantor," ucapnya.

Begitu pun dengan sejumlah pelayanan lainnya. Seperti pendidikan yang diliburkan terlebih dulu.

"Sekolah libur sampai dua pekan," kata pria yang akrab disapa WH ini.

Sementara itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menambahkan sekolah diliburkan mulai Senin (16/3/2020) kedepan. Mulai dari seluruh tingkatan.

"Seperti TK, SD, SMP dan juga SMA," ungkap Zaki.

Zaki menyebut kebijakan tersebut diterapkan guna meminimalisir penyebaran covid-19. Terlebih kata Zaki, pemerintah pusat sampai saat ini telah mengumumkan sebanyak 117 pasien positif corona.

"Kami juga meniadakan kegiatan - kegiatan keramaian lainnya untuk pencegahan," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved