Pembangunan Depo LRT Bekasi Diharapkan Segera Rampung

Pembangunan depo Light Rail Transit (LRT) disebut krusial untuk progres pembangunan LRT secara keseluruhan.

Pembangunan Depo LRT Bekasi Diharapkan Segera Rampung
Warta Kota/Muhammad Azzam
Aparat Pengadilan Negeri Cikarang melakukan eksekusi lahan untuk Depo Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di Bekasi, pada Kamis (12/3/2020). 

Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi, Harun Al Rasyid mengatakan pembangunan depo Light Rail Transit atau LRT krusial untuk progres pembangunan LRT secara keseluruhan.

Menurut Harun, rampungnya pembangunan Depo LRT berkaitan dengan target penyelesaian LRT. Jika terlambat, maka pembangunan LRT berpotensi semakin tertunda.

"Kalau proses eksekusi cepat, maka proses pembangunan depo semakin cepat, jadi berkaitan dengan time frame pembangunan depo. Kalau lambat, maka pembangunan depo akan terlambat. Apabila semakin lama eksekusi, maka semakin rumit masalahnya," kata Harun melalui keterangan pers yang diterima, Sabtu (14/3/2020).

Harun menambahkan, adanya depo akan bermanfaat untuk mobilitas LRT nantinya, sebab depo bakal menjadi tempat parkir LRT atau mobilitas balik ke Jakarta.

Menurutnya, depo juga berperan penting menunjang manuver atau mobilitas kelancaran transportasi LRT.

"Keberadaan LRT tidak akan bermanfaat jika tidak ada depo. Jadi depo itu lebih pada kepentingan operasional LRT. Kalau LRT sendiri pasti akan bermanfaat bagi warga Bekasi, apalagi warga yang bekerja di Jakarta, maka akan dipermudah transportasinya," ucap pria yang dilantik menjadi Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi sejak 2017.

Sementara Lurah Jatimulya Charles Mardianus berharap pembangunan depo LRT di Bekasi tersebut dapat segera rampung seiring pembebasan lahan yang semakin mendekati akhir.

"Saya berharap proyek ini segera selesai dengan baik, kebermanfaatannya bisa segera dirasakan warga serta dapat mengangkat taraf perekonomian masyarakat,” ujar Charles.

Sebelumnya, Kamis (12/03) lalu Pengadilan Negeri Cikarang melakukan eksekusi lahan untuk Depo LRT Jabodebek di Bekasi.

Sebanyak 19 bidang berupa tanah dan bangunan di Kampung Jati Terbit, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi selesai dieksekusi.

Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Lahan LRT Jabodebek, Fadliansyah merasa bersyukur atas lancarnya eksekusi lahan yang berlangsung.

"Alhamdulillah secara keseluruhan proses yang dijalani hari ini berjalan dengan lancar. Tinggal ada dua bidang yang memerlukan proses tambahan. Warga setelah ini tinggal melakukan pengambilan uang ganti untung ke PN Cikarang, yang prosesnya memakan waktu paling lama dua hari sejak hari ini," kata Fadliansyah.

Setelah proses eksekusi, Depo LRT Jabodebek yang luas seluruhnya mencapai 12,2 hektare akan segera dibangun oleh PT Adhi Karya selaku pelaksana kerja.

Dari 12,22 hektare, sekitar 1,7 hektare di antaranya akan dimanfaatkan sebagai akses depo. Sedangkan 10,52 hektare lainnya menjadi area depo. Proyek ini ditargetkan rampung pada Juli 2021 mendatang.

Editor: Eko Priyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved