Liga Inggris

Ole Gunnar Ungkap Rahasia Sukses Setan Merah

Manchester United tampil ganas saat bertandang ke markas wakil Austria, LASK Linz di Raiffeisen Arena pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa.

dailyrecord.co.uk
Ole Gunnar Solskjaer. 

Manchester United tampil ganas saat bertandang ke markas wakil Austria, LASK Linz di Raiffeisen Arena pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat (13/3) dini hari WIB.

Tim berjulukan Setan Merah itu memukul LASK dengan skor 5-0. Bermain tanpa suporter imbas virus corona, United unggul mutlak dari segala lini dan statistik.

Ole Gunnar Solskjaer.
Ole Gunnar Solskjaer. (duniasoccer.com)

Meski begitu, fans Setan Merah harus menunggu nyaris setengah jam untuk gol pertama tim kesayangannya. Odion Ighalo membuka pesta sang tamu lewat sepakan keras ke pojok gawang lawan pada menit ke-28.

Skuad arahan Ole Gunnar Solskjaer unggul 1-0 hingga jeda. Pada babak kedua, akselerasi Daniel James yang diakhiri penempatan bola mendatar mampu menggandakan skor United pada menit ke-58.

United menambah tiga gol menjelang pertandingan kelar. Juan Mata menjauhkan margin pada menit ke-82 melalui tendangan jarak dekat.

Selanjutnya, Mason Greenwood dan Andreas Pereira masing-masing menyumbang gol penutup pada menit tambahan paruh kedua.

Dengan hasil ini, United berhasil meneruskan tren positif. Bruno Fernandes cs tidak terkalahan dalam 11 laga terkini di semua ajang dengan delapan kemenangan di antaranya. Adapun pertemuan kedua dijadwalkan akan digelar pada pekan depan di Old Trafford.

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, membongkar rahasia kegemilangan anak asuhnya itu. Solskjaer mengatakan bahwa rotasi pemain yang ia lakukan menjadi kunci sukses permainan timnya. Kemenangan besar atas LASK membawa United menyamai rekor kemenangan tandang terbesar pada 1965.

"Hasil ini sangat fantastis. Akhir pekan, kami akan melawan Tottenham itulah mengapa kami terus membuat rotasi pemain di sejumlah pertandingan," kata Solskjaer.

"Pergantian adalah bagian dari menjadi pemain United, Anda memang tidak akan bermain di setiap pertandingan tetapi pada akhirnya Anda akan tetap bahagia jika berhasil meraih trofi," imbuhnya

Menurut pelatih asal Norwegia tersebut, kebijakannya soal rotasi pemain tidak mendapat pertentangan dari pemain. Hal itu karena pemain bangga meskipun bermain hanya beberapa menit.

“Ini bukan hanya soal bermain, ini soal kemenangan dan membantu tim. Jika Anda bermain 60, 70, 80, atau bahkan 10 menit saja, Anda harus bangga dan tetap percaya diri,” tutupnya.

Penulis: Valentino Verry
Editor: Valentino Verry
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved