Isu Makar

Alasan Hakim Bebaskan Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi: 5 Tahun Terlalu Berlebihan!

Majelis hakim, Makmur menyampaikan dalam amar putusan itu jika tuntutan 5 tahun penjara oleh JPU dirasa berlebihan.

Twitter @yusuf_dumdum/Instagram @jokowi
Pemuda yang mengaku asal Poso ancam penggal kepala Jokowi. 

KASUS pria ancam penggal kepala Jokowi divonis penjara 10 bulan lima hari.

Kendati demikian, Hermawan akan bebas pada Kamis (12/3) malam

Hal itu di karena vonis yang dijatuhkan, dipotong massa tahanan yang telah dijalankan sejak 13 Mei 2019.

Majelis hakim, Makmur menyampaikan dalam amar putusan itu jika tuntutan 5 tahun penjara oleh JPU dirasa berlebihan.

"Majelis berpendapat jika tuntutan 5 tahun penjara terhadap terdakwa tersebut adalah sesuatu yang dianggap berlebihan," kata Makmur saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020).

Sempat Tak Mengaku, Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi Tak Berkutik Saat Hakim Putarkan Video

Dalam amar putusan itu Makmur beranggapan jika hal-hal yang meringankan menjadi pertimbangan dalam putusan ini.

Dimana hal yang meringankan terdakwa belum pernah di hukum, sopan di persidangan, masih relatif muda usianya sehingga masih bisa diharapkan untuk memperbaiki diri dan kelakuannya di masa-masa yang akan datang.

"Setelah mencermati tuntutan itu dan menghubungkan pemidanaan yang bukan hanya semata-mata perbuatan balas dendam atas perbuatan terdakwa tapi mengutamakan dalam hal pembelajaran dalam diri terdakwa," kata Makmur.

Tim BPN Dampingi Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi: Itu Orang Nggak Ada Niat Jahat Cuma Emosi

Atas unsur-unsur dalam amar putusan yang telah dibacakan Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 10 bulan lima hari sesuai masa tahanan yang dijalani terdakwa.

"Menjatuhkan pidana atas diri terdakwa tersebut berupa pidana penjara selama 10 bulan dan lima hari. Menetapkan masa tahanan yang dijalani oleh terdakwa akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved