Dengar dari Grup WhatsApp, Pengamat Asuransi Bilang Menteri Keuangan Sri Mulyani Mau Mundur

PENGAMAT Asuransi Irvan Rahardjo mengaku mendengar kabar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan mengundurkan diri.

ANTARA/Asdep KIP Setwapres/pri
Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Jusuf Kalla dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mempraktikkan “salam corona” di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (12/3/2020). . 

PENGAMAT Asuransi Irvan Rahardjo mengaku mendengar kabar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan mengundurkan diri.

Hal tersebut ia katakan saat menjadi tamu dalam acara Focus Group Discussion (FGD) 'Penyelesaian Kasus Jiwasraya Terhadap Kinerja Sektor Keuangan dan Kepercayaan Investor' di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

"Saya dengar dari grup WhatsApp, Ibu Menkeu mau mengundurkan diri."

Raja Belanda Minta Maaf Jajah Indonesia, Mahfud MD Bilang Begini

"Ini boleh dikutip, terima kasih," ujarnya di sela acara dan langsung bergegas keluar ruangan.

Sementara sebelum mengungkapkan informasi itu, Irvan menjelaskan, solusi penyelesaian kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya ada dua, yakni likuidasi atau penjualan seluruh aset dan bailout.

"Likuidasi bolehlah, dikubur saja Jiwasraya. Kalau bail ut sudah lumrah, AIG di Amerika Serikat di-bailout, lalu untung," katanya.

Divonis Lepas oleh MA, Karen Agustiawan Langsung Ingin Kelonan dengan Suaminya

Ia menilai wacana pembentukan Lembaga Penjamin Polis tidak serta-merta menyelesaikan persoalan di industri asuransi.

"Lembaga Penjamin Polis sudah wacana sejak 2002. Jangan anggap itu jadi juru kasir kita bikin," papar Irvan.

Sebelumnya, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon menilai Menteri Keuangan Sri Mulyani perlu dicopot dari jabatannya.

Hal itu dikatakan Effendi Simbolon karena Sri Mulyani tak mampu menyegarkan kondisi ekonomi Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved