Berita Bekasi

UPDATE Kasus DBD di RSUD Kota Bekasi Mulai Meningkat, Ada 149 Kasus hingga Maret 2020

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi terus mengalami peningkatan.

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Rabu (11/3/2020). 

Kemudian masuk sesuai dengan klasifikasi umur, dewasa masuk ke ruang dewasa ditangani oleh dokter penyakit dalam.

Sedangkan anak-anak akan ditangani oleh spesialis anak.

"Semua didiagnosa berdasarkan kriteria, diagnosa yang sudah standar. Seperti diperiksa hemoglobin darah, trombosit, maupun hematologi," papar dia.

Charles Antoni, dokter spesialis anak RSUD Kota Bekasi, menyebut musim penghujan menjadi faktor meningkatkanya angka DBD.

Maka dari itu warga diminta waspada dan lebih rajin membersihkan tempat-tempat air tergenang yang menjadi sarang nyamuk.

"Tempat-tempat air tergenang segera dibersihkan kemudian selalu menguras tempat air yang ada di rumah, jangan sampai ada genangan air yang dibiarkan," kata Charles. (MAZ)

Dalam 2 Bulan, 51 Warga di Kabupaten Bekasi Terkena DBD

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 51 warga terkena demam berdarah dengue (DBD) selama Januari-Februari 2020.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana mengatakan, 51 penderita DBD dengan rincian, Januari mencapai 30 orang, sedangkan pada Februari mencapai 21 orang.

Ia menyebut angka ini menurun dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.

 Tercatat 87 Pasien DBD dalam 3 Bulan, Dinkes Tangsel Belum Beri Pegawasan Khusus, Ini Alasannya

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved