Berita Bekasi

UPDATE Kasus DBD di RSUD Kota Bekasi Mulai Meningkat, Ada 149 Kasus hingga Maret 2020

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi terus mengalami peningkatan.

UPDATE Kasus DBD di RSUD Kota Bekasi Mulai Meningkat, Ada 149 Kasus hingga Maret 2020
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Rabu (11/3/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi terus mengalami peningkatan.

Baru pekan pertama bulan Maret 2020 sudah ada 55 kasus, Februari ada 68 dan Januari ada 26 kasus.

"Total hingga Maret 2020 hari ini ada 149 pasien yang telah dirawat, yang masih dirawat ada 9 pasien," ujar Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi, Nike, pada Rabu (11/3/2020).

Seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Rabu (11/3/2020).
Seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Rabu (11/3/2020). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Ia mengungkapkan kenaikan kasus DBD mulai terjadi saat pengalihan musim dari hujan ke panas ataupun sebaliknya.

"Siklusnya memang seperti itu, kalau pada saat hujan meningkat karena banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk aedes aegypti," jelas dia.

RSUD Kota Bekasi telah menyiapkan ruangan rawat inap dan tempat tidur cadangan untuk pasien DBD saat terjadi lonjakan.

Seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Rabu (11/3/2020).
Seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Rabu (11/3/2020). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

"Jadi dipastikan ruangan rawat inap cukup, di kami ada 150 bed lebih untuk rawat pasien dewasa dan 100 bed lebih untuk anak-anak," ucap dia.

Untuk penanganannya, kata dia, pasien DBD akan ditangani sesuai SOP yang ada.

Pasien biasanya itu bisa dari rawat jalan maupun IGD.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved