Breaking News:

Terancam Dijadikan Rongsokan, Polisi Bagikan Tips untuk Aktifkan Kembali STNK yang Mati

Kompol Arif Fazlurrahman, Kasie STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, para pemilik kendaraan masih bisa mengaktfikan STNK yang mati.

Editor: Mohamad Yusuf
Kompas.com/Aditya Maulana
Contoh STNK yang masa berlaku 5 tahunannya habis tahun ini. 

Masyrakat mengkhawatirkan wacana kebijakan dari Ditlantas Polda Metro Jaya.

Yaitu mengambil langkah tegas terkait pemilik motor yang mangkir membayar pajak.

Dengan menerapkan penghapusan data registrasi dan identifikasi (regident) surat tanda nomor kendaran bermotor ( STNK) bagi kendaraan yang menunggak pajak

Dilansir dari Motorplus-online, jumlah motor yang telat bayar pajak cukup banyak dan kalau rencana ini resmi diberlakukan, akan banyak motor rongsokan alias bodong nantinya.

Mobil mewah di Filipina digilas buldoser karena tidak bayar pajak.
Mobil mewah di Filipina digilas buldoser karena tidak bayar pajak. (Kontan.co.id)

Rencana Ditlantas Polda Metro Jaya yang mewacanakan penghapusan data registrasi dan identifikasi (regident) surat tanda nomor kendaran bermotor ( STNK) bagi kendaraan yang menunggak pajak, cukup mengkhawatirkan para pemilik mobil dan sepeda motor.

Terutama bagi kendaraan bermotor yang tidak dibayarkan pajaknya selama dua tahun berturut-turut, sejak habisnya masa berlaku STNK, yakni setiap lima tahun sekali.

Sebab dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 disebutkan jika data STNK telah dihapus, maka data regident mobil atau sepeda motor tersebut tidak bisa diaktifkan lagi.

Dengan kata lain, kendaraan tersebut tidak bisa digunakan di jalan raya dan bisa menjadi besi rongsokan.

Meski begitu, menurut Kompol Arif Fazlurrahman, Kasie STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, para pemilik kendaraan masih bisa mengaktfikan STNK dengan langsung mendatangi Samsat, sebelum masa berlaku penghapusan data dimulai.

“Prosedurnya sama saja seperti membayar pajak tahunan biasa,” ucap Arif, belum lama ini.

Halaman
123
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved