Breaking News:

Kasus Bau Ikan Asin

Rencana Memutar YouTube Obrolan Galih Ginanjar Batal Karena Pablo Benua dan Rey Utama Mangkir Sidang

Penundaan sidang dilakukan setelah dua dari tiga terdakwa kasus tersebut, yakni pasangan suami dan istri Pablo Benua dan Rey Utami, dikabarkan sakit.

Penulis: Bayu Indra Permana | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Rey Utami dan Pablo Benua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020). Penundaan sidang dilakukan setelah dua dari tiga terdakwa kasus tersebut, yakni pasangan suami dan istri Pablo Benua dan Rey Utami, dikabarkan sakit. 

Sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap pedangdut Fairuz A Rafiq, Rabu (11/3/2020), harus ditunda.

Penundaan sidang dilakukan setelah dua dari tiga terdakwa kasus tersebut, yakni pasangan suami dan istri Pablo Benua dan Rey Utami, dikabarkan sakit.

Namun apa yang sedang diderita Pablo Benua dan Rey Utami hingga batal sidang, Rihat Hutabarat, kuasa hukum mereka, tidak memberi tahu.

Rey Utami dan Pablo Benua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).
Rey Utami dan Pablo Benua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Apa alasannya, mereka (Pablo Benua dan Rey Utami) katanya sakit. Kami coba komunikasi, belum dijawab," kata Rihat Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020).

Rihat Hutabarat mengaku tidak bisa menghubungi Pablo Benua dan Rey Utami.

"Informasi dari Galih Ginanjar mengabarkan Pablo Benua dan Rey Utami tidak dapat hadir ke sidang hari ini karena sakit," katanya.

Galih Ginanjar
Galih Ginanjar (Warta Kota/Apfia Tioconny Billy)

Agenda sidang hari ini dijawalkan memutar video perbincangan Rey Utami dan Galih Ginanjar tentang Fairuz A Rafiq.

Oleh karena Pablo Benua dan Rey Utami mendadak berhalangan hadir, sidang ditunda hingga Senin (16/3/2020).

"Agenda sidang hari ini sesuai apa yang dijanjikan majelis hakim untuk menonton video YouTube yang berdurasi 32 menit itu," jelas Rihat Hutabarat.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved