Kader PKK di Jaksel Diimbau Ikut Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Agar Tenang Jalankan Tugas

Mobilitas kader-kader PKK yang cukup tinggi, membuat BPJS Ketenagakerjaan sangatlah dibutuhkan oleh para kader PKK

Kader PKK di Jaksel Diimbau Ikut Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Agar Tenang Jalankan Tugas
Istimewa
BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) Kantor Cabang Jakarta Kebayoran Baru melakukan rapat kordinasi dengan Tim Penggerak PKK Jakarta Selatan dalam acara pertemuan rutin Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kota Administrasi Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020) 

BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) Kantor Cabang Jakarta Kebayoran Baru melakukan rapat kordinasi dengan Tim Penggerak PKK Jakarta Selatan dalam acara pertemuan rutin Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Hj Komariah Marullah selaku Ketua TP PKK Jakarta Selatan beserta jajaran, Sony Suharsono Selaku Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Kebayoran Baru Didampingi Ridwan selaku Kepala Bidang Kepesertaan.

Di depan kader PKK seluruh Kecamatan di Jakarta Selatan, Ridwan selaku Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK Jakarta Kebayoran Baru mensosialisasikan mengenai program dan manfaat BPJAMSOSTEK.

“Ada empat program yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP),” jelas Ridwan, Selasa (10/3/2020).

BJB Kantor Cabang Kebayoran Baru Bayarkan Iuran BPJAMSOSTEK Sebanyak 446 Pekerja

Mengenal Jenderal Urip Sumoharjo, Kreator Angkatan Bersenjata RI

Ridwan menambahkan, kader PKK tidak diwajibkan mengikuti ke empat program BPJAMSOSTEK, melainkan hanya perlu mengikuti dua program, yaitu program JKK dan JKM sebagai proteksi selama beraktivitas dalam pekerjaannya.

"Hanya dengan iuran Rp 10.800 per bulan dengan dasar upah dua juta rupiah para kader sudah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan dua program (JKK, JKM)," imbuhnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru, Sony Suharsono menjelaskan, terhitung bulan Desember 2019 Pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2019 yang mengatur mengenai kenaikan manfaat yang diterima peserta BPJS Ketenagakerjan tanpa adanya kenaikan iuran.

"Dengan berlakunya PP tersebut, bagi peserta BPJAMSOSTEK yang meninggal dunia terhitung tanggal 2 Desember 2019 maka ahli waris berhak mendapat santunan kematian sebesar Rp42 juta," Sony menerangkan.

"Ditambah beasiswa untuk 2 orang anak berusia sekolah atau usia 5 sampai dengan 23 tahun dalam ketentuan belum bekerja dan belum menikah serta sudah menjadi peserta minimal selama 3 tahun dengan total manfaat sampai dengan Rp174 juta,"imbuhnya.

Tempat-tempat Legendaris di Jakarta yang Kini Berganti Wajah, Ada Sunda Kelapa Hingga Harco Glodok

Misteri Surat Perintah Tiga Belas Maret (Supertasemar), Disebut Menjadi Revisi Supersemar

Risiko kerja terjadi kapan saja

Sementara itu, Hj. Komariyah Marullah sebagai Pembina Kader PKK Kota Administrasi Jakarta Selatan mengimbau kepada seluruh kader yang belum terdaftar agar segera menjadi peserta BP JAMSOSTEK atau BPJS Ketenagakerjaan.

Sebab, risiko dalam menjalankan tugas dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

“Dengan iuran yang sangat ringan namun manfaat yang diterima besar apabila menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat besar. Terlebih lagi mobilitas kader-kader PKK yang cukup tinggi, membuat BPJS Ketenagakerjaan sangatlah dibutuhkan oleh para kader PKK."

"Apalagi sudah banyak kasus-kasus dari kader perangkat kelurahan atau kecamatan yang mengalami kecelakaan kerja dan langsung ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

Hasil dari kegiatan rapat kordinasi tersebut, nantinya akan dibuat perjanjian kerjasama (MOU) antara pihak BPJAMSOSTEK dengan TP PKK Kota Administrasi Jakarta Selatan sebagai bentuk komitmen dari ketua pembina TP PKK untuk mendaftarkkan kader PKK se Jakarta Selatan untuk menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved