Breaking News:

AFC Cup

Dedi Gusmawan Dapat Kartu Merah Cepat Lawan Kaya FC, Bojan Hodak: Wasit di AFC Beda dengan Indonesia

PSM Makassar harus bermain 10 orang pemain ketika menghadapi perlawanan Kaya FC Iloilo di pertandingan lanjutan Grup H AFC Cup 2020.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Murtopo
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak bersama Osas Saha saat menghadiri jumpa pers setelah menghadapi Kaya FC Iloilo di Stadion Madya, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

PSM Makassar harus bermain 10 orang pemain ketika menghadapi perlawanan Kaya FC Iloilo di pertandingan lanjutan Grup H AFC Cup 2020.

Bek tengah PSM Makassar yakni Dedi Gusmawan mendapatkan kartu kuning cepat pada menit ke-8 dan 10.

Dua kartu kuning yang didapat membuat wasit tidak segan memberikan ganjaran kartu merah akibat permainan keras yang ditampilkan Dedi Gusmawan.

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak mengaku sering memperingatkan seluruh pemainnya mengenai kartu yang diterima.

Striker Persita Tangerang Evgeny Budnik Percaya Diri Cetak Gol Perdana

Tim pelatih PSM tak segan memberitahu pentingnya bermain bersih dan tanpa merugikan klub dengan mendapatkan kartu di pertandingan.

"Saya sudah memberitahu mereka soal hal ini (kartu), mulai dari pertandingan pertama dan setiap pertandingan selalu saya beritahu," kata Bojan Hodak saat ditemui setelah pertandingan, Selasa (10/3/2020).

"Padahal saya selalu beritahu pemain, pemain akan bilang 'yes, yes, yes' dan mereka mengert saat breafing. Tapi saat pertandingan, main emosi dan campur aduk, adrenalin sehingga semuanya berbeda," tegas Hodak.

PSM Makassar Ditahan Imbang Kaya FC, Bojan Hodak Ungkap Permasalahan yang Dimiliki Timnya

Hodak menuturkan, wasit di Indonesia dan kompetisi luar negeri memiliki perbedaan karakteristik mencolok.

Di kompetisi sepak bola Indonesia, wasit bertindak kurang tegas dengan membiarkan setiap pelanggaran keras di lapangan.

Namun berbeda di kompetisi AFC Cup, wasit sangat tegas dan tanpa toleransi dalam memberikan hukuman.

Paul Munster Ungkap Sisi Buruk dan Baik Sepakbola Indonesia

"Masalahnya wasit di AFC berbeda dengan yang ada di liga Indonesia. Di Indonesia dengan takel kamu masih bisa lolos, tapi di AFC tidak bisa," tutur pelatih kelahiran Zegreb, Kroasia tersebut.

Pada laga tersebut, PSM Makassar bermain imbang 1-1 dengan Kaya FC Iloilo di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020) sore.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved