Pilkada Depok 2020

UPDATE Diisukan Pecah Suara di Internal, Yeti Wulandari Sebut Dinamika Berpolitik Hal Biasa

Hingga detik ini, DPC Partai Gerindra Kota Depok tetap mengusung satu nama sebagai Calon Wali Kota Depok pada Pilkada 2020.

UPDATE Diisukan Pecah Suara di Internal, Yeti Wulandari Sebut Dinamika Berpolitik Hal Biasa
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wakil Ketua I DPRD Kota Depok sekaligus politisi Partai Gerindra Yeti Wulandari saat ditemui wartawan di bilangan Margonda, Beji, Depok, Selasa (10/3/2020) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Vini Rizki Amelia

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM - Hingga detik ini, DPC Partai Gerindra Kota Depok tetap mengusung satu nama sebagai Calon Wali Kota Depok pada Pilkada 2020.

Berkali-kali hal itu ditegaskan oleh para elit Gerindra Kota Depok, meski surat keputusan (SK) belum juga keluar sebagai tiket resmi menuju kontestasi lima tahunan.

Namun nyatanya DPC Partai Gerindra seperti yang disampaikan oleh Sekjen Partai Gerindra Kota Depok Hamzah dan juga Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kota Depok Nuroji bahwa 90 persen nama Pradi Supriatna lah yang akan mewakili Gerindra di Pilkada mendatang.

Menanggapi hal ini, Yeti Wulandari selaku Wakil Ketua I DPRD Kota Depok yang juga politisi Gerindra mengaku tak masalah bila memang Pradi ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai prajurit dalam merebut kekuasaan orang nomor satu di Kota Depok.

"Ya nggak apa-apa, kan saya sudah bilang dalam hal ini saya tidak pernah bilang bahwa saya ingin maju (jadi calon wali kota Depok)," kata Yeti kepada wartawan di bilangan Margonda, Beji, Depok, Selasa (10/3/2020).

Ya, pernyataan ini keluar dari Yeti lantaran beberapa waktu lalu dirinya sempat disebut-sebut akan dicalonkan dari DPP Partai Gerindra sebagai Calon Wali Kota Depok.

Bila terjadi demikian, maka nama Pradi akan tercoret sebagai calon Wali Kota Depok dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Meskipun saat ini Pradi mengisi jabatan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok sekaligus Wakil Wali Kota Depok, namun jika DPP menuliskan nama Yeti dalam SK nya, maka nama Pradi tak akan laku di dalam organisasi partai berlambang kepala burung Garuda itu.

Yeti pun menegaskan, bila memang nama Pradi yang keluar dalam SK, sebagai kader dirinya akan mendukung penuh apapun yang menjadi keputusan pusat alias DPP.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved