Virus Corona

Enam Sekolah Internasional di Jakarta Liburkan Kegiatan selama Dua Pekan

Keenam sekolah tersebut di antaranya ACG School, Mentari School, Sekolah Cikal, Beacon Academy, Taipe School dan Jakarta International School/JIS (mul

Kompas.com
Jakarta International School (JIS) di pagar beton sekolah. 

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencatat ada enam sekolah internasional di wilayah setempat yang meliburkan diri akibat wabah virus corona (Covid-19).

Keenam sekolah tersebut di antaranya ACG School, Mentari School, Sekolah Cikal, Beacon Academy, Taipe School dan Jakarta International School/JIS (mulai Rabu, 11/3/2020).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, sekolah internasional meliburkan diri karena berkaca pada peserta didik maupun wali murid dengan mayoritas berlatar belakang warga negara asing (WNA).

Karena itu untuk memotong potensi penyebaran virus, pihak sekolah terpaksa meliburkan selama 14 hari atau dua pekan.

“Jadi mereka secara urgent juga memutuskan untuk home learning dengan pengawasan guru dengan pendampingan orang tua, jadi nggak ada yang masalah karena memang ini kondisinya luar biasa,” kata Nahdiana saat dihubungi wartawan pada Selasa (10/3/2020).

Menurut dia, keputusan itu terungkap saat pihak sekolah mengirimkan surat keputusan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Adapun pengawasan sekolah internasional merupakan ranah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

VIDEO: Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahkan BB Narkoba Periode November 2019 - Januari 2020

“Jadi sekarang, sebetulnya saya nggak bisa jawab apakah sudah semua hari ini yang mengeluarkan surat itu. Karena sebelumnya ada lima dan sekarang ada salah satu sekolah lagi, yaitu JIS yang mulai meliburkan besok (Rabu, 11/3/2020) anak-anak gitu,” ujarnya.

Meski diliburkan, kata dia, para pelajar tetap mendapat materi pembelajaran dari sekolah.

Mereka memanfaatkan layanan pendidikan secara online yang diawasi guru dan orangtua di rumah.

VIDEO: Modus Ajak Berbisnis, Komplotan Ini Kuras ATM Pengusaha Rp 1,1 Miliar

Sejauh ini, pihaknya tidak menerbitkan surat edaran untuk meliburkan diri sekolah negeri maupun swasta. Artinya jadwal belajar mereka masih tetap berjalan sesuai dengan yang disusun.

“Yah mudah-mudahan jangan (tidak ada diliburkan) yah. Jadi tujuan meliburkan (sekolah internasional) untuk meningkatkan kewaspadaan karena muridnya berpotensi dari luar negeri,” tambahnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved