Bandara AP II Sabet 30 Penghargaan ACI, Soetta Raih Gelar Most Improved Airport in Asia Pasific

Penghargaan ACI ini merupakan bentuk kepercayaan global terhadap kemampuan bandara-bandara nasional dalam menghadirkan standar pelayanan tinggi

Bandara AP II Sabet 30 Penghargaan ACI, Soetta Raih Gelar Most Improved Airport in Asia Pasific
Dok. AP II
President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kanan) dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung bertukar cinderamata usai peninjauan progres perluasan terminal dan operasional secara keseluruhan di Bandara Internasional Silangit, Sabtu (7/12/2019). 

JAKARTA – Airport Council Internasional (ACI) menganugerahi total 30 penghargaan Airport Service Quality (ASQ) Awards kepada sembilan bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II (Persero). 

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi kepada bandara PT Angkasa Pura II yang mampu memberikan customer experience terbaik berdasarkan pendapat dari penumpang pesawat di masing-masing bandara itu sendiri. 

Pendapat dari penumpang tersebut diperoleh melalui proses survei ASQ di 380 bandara yang ada di 90 negara dan melibatkan 8,8 juta penumpang.       

Bandara yang berhasil penghargaan adalah Depati Amir, Raja Haji Fisabilillah, Silangit, Husein Sastranegara, Sultan Mahmud Badaruddin II, Sultan Syarif Kasim II, Supadio, Halim Perdanakusuma dan Soekarno-Hatta.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan penghargaan ACI ini merupakan bentuk kepercayaan global terhadap kemampuan bandara-bandara nasional dalam menghadirkan standar pelayanan tinggi kepada para penumpang pesawat. 

“Level pelayanan di bandara-bandara PT Angkasa Pura II selalu meningkat setiap tahun sehingga mampu mempertahankan berbagai penghargaan dari ACI. Tahun lalu kami meraih 22 penghargaan untuk 6 bandara dan pada tahun ini bertambah menjadi 30 penghargaan untuk 9 bandara, termasuk satu-satunya penghargaan Most Improved Airport in Asia Pasific yang berhasil diraih oleh Soekarno-Hatta,” ungkap Muhammad Awaluddin dalam pernyataan resminya, Selasa (10/3/2020).

Keberhasilan Bandara Soekarno-Hatta itu, kata Awaluddin, tidak lepas dari berbagai pengembangan yang dilakukan. Pelayanan di Terminal 3 semakin baik dalam melayani penerbangan rute domestik dan internasional, lalu sejak 2019 juga sudah dioperasikan terminal khusus LCC yaitu Terminal 2F.

“Tidak lupa di Soekarno-Hatta juga terdapat kereta bandara sebagai transportasi publik, serta Skytrain yang menjadi moda utama perpindahan antarterminal,” jelas Muhammad Awaluddin

Selain itu, Soekarno-Hatta dipilih sebagai pilot project berbagai pengembangan teknologi informasi guna mendukung operasional dan pelayanan seperti misalnya Airport Operation Control Center, Terminal Operation Center, iPerform Apps, Self Boarding Gate, Autogate dan E-ticket di shelter bus, self check-in kiosk dan self baggage drop, iMATE Lounge, Airsport Arena, Digital Droid, hingga juga menjadi tempat beroperasinya pertama kali taksi listrik Blue Bird dan GrabCar Elektrik. 

“Pengembangan infrastruktur dan digital meningkatkan efektifitas operasional dan pelayanan sehingga Soekarno-Hatta pantas menyandang gelar sebagai Most Imroved Airport in Asia Pasific,” ujar Muhammad Awaluddin

Halaman
1234
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved