Breaking News:

Demam Berdarah

87 Kasus Demam Berdarah di Tangsel Didominasi Orang Dewasa, Wakil Wali Kota Tangsel: Belum KLB

Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD di wilayah Kota Tangerang Selatan banyak menjangkiti warga yang terkategori usia dewasa.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/M23
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di RSU Kota Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020). 

Meski terhitung temuan puluhan kasus terjangkit penyakit DBD di wilayah kerjanya, pihaknya belum menetapkan kasus tersebut dalam kategori kejadian luar biasa (KLB).

WAKIL Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie sebut wabah penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD di wilayah kerjanya banyak menjangkiti warga yang terkategori usia dewasa.

Hal itu dikatakannya terkait temuan 87 kasus warga terjangkit penyakit DBD yang tercatat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel pada tiga bulan pertama tahun 2020 ini.

"Rata-rata (usia) 28,5 tahun. Kemudian yang bulan Januari rata-rata 18 tahun. Sedang di Februari rata-rata usia 25 tahun. Tapi itu termasuk warga luar Tangerang Selatan tapi dirawat di sini," katanya saat ditemui di RSU Kota Tangerang Selatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020).

Dua dari 87 Warga Terjangkit Demam Berdarah Meninggal Dunia, Pemkot Tangsel Ogah Disalahkan

Tercatat 87 Pasien DBD dalam 3 Bulan, Dinkes Tangsel Belum Beri Pegawasan Khusus, Ini Alasannya

Kasus Demam Berdarah Dengue di Tangsel Paling Banyak di Pamulang, Kabupaten Tangerang Ada 72 Orang

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat mengunjungi pasien anak yang mengidap DBD di ruang rawat inap RSU Kota Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020).
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat mengunjungi pasien anak yang mengidap DBD di ruang rawat inap RSU Kota Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020). (Wartakotalive.com/M23)

Meski terhitung temuan puluhan kasus terjangkit penyakit DBD di wilayah kerjanya, pihaknya belum menetapkan kasus tersebut dalam kategori kejadian luar biasa (KLB).

"Belum, masih jauh (dari kategori KLB)," ucapnya.

Benyamin menuturkan beberapa langkah telah diintruksikan Pemkot Tangsel kepada tingkat Kelurahan dan Kecamatan untuk menanggulangi wabah penyakit DBD.

Langkah itu berupa kegiatan pengecekkan kebersihan lingkungan pada setiap lingkungan masyarakat dengan menyiagakan juru pemantau jentik (Jumantik) nyamuk Aedes Aegypti.

"Saya sudah instruksi kepada para Camat dan Lurah untuk melakukan kebersihan lingkungan termasuk Jumantik ingin diaktifkan lagi di masyarakat. Karena kuncinya ini kebersihan lingkungan," jelas Benyamin.

"Lalu fogging itu kita lakukan. Tapi hanya sebatas untuk mengusir nyamuk dewasanya saja. Yang paling penting jentik nyamuknya yang ada di air bersih. Makanya kebersihan lingkungan dan jumantik, kemudian cuci tangan yang benar itu sedang kami kampanyekan," sambungnya.

Dua meninggal dunia

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved