Hari Musik Nasional

Tanggal Hari Musik Nasional 9 Maret Sempat Diperdebatkan, Cuma Penyanyi Ini yang Ingat

Peringatan hari musik di Indonesia yang jatuh pada setiap tanggal 9 Maret, disamakan dengan hari lahir Wage Rudolf Supratman

Istimewa
Hari ini dicanangkan sebagai Hari Musik Nasional jatuh pada 9 Maret 2020 

Meski Megawati tidak menetapkan hari musik nasional dengan Keppres, namun sejak itu setiap 9 Maret selalu diadakan peringatan hari musik nasional.

Dan setiap peringatan, PPPRI memberikan penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) kepada insan musik, baik yang masih hidup maupun sudah meninggal.

Tanggal 9 Maret dipilih karena merupakan hari lahir Wage Rudolf Supratman, penggubah lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Padahal, tanggal dan tempat lahir Wage masih diperdebatkan.

Buku-buku sejarah menulis bahwa Wage lahir di Meester Cornelis (sekarang Jatinegara) Jakarta, 9 Maret 1903. Menurut Soekoso DM, anggota Tim Pelurusan Sejarah WR Supratman, keterangan bahwa Wage lahir di Meester Cornelis berdasarkan pengakuan kakaknya, Roekijem. Kemungkinan dia yang bersuami orang Belanda itu merasa malu jika Wage sebagai pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya” ternyata lahir di desa.

“Keterangan Reokijem dituliskan Oerip Supardjo kepada Matumona, penulis biografi WR Supratman. Namun Oerip telah meralat keterangan itu dengan menyebut bahwa Wage lahir di Somongari,” kata Soekoso, dikutip Kompas, 31 Desember 2008.

Sedangkan menurut ST Sularto dan Dorothea Rini Yunarti dalam Konflik di Balik Proklamasi, beberapa bulan menjelang kelahiran, Siti Senen, istri sersan KNIL Djoemeno Sastrosoehardjo, dikirim kembali ke Somongari. Anak itu lahir dan diberi nama Wage.

Beberapa bulan kemudian Djoemeno memberi nama Supratman, sekaligus keterangan bahwa Wage lahir di Meester Cornelis.

Ketika Wage ikut kakaknya, Roekijem Supratijah van Eldik di Makassar, ditambahkanlah nama Rudolf. Tujuannya agar bisa masuk sekolah Europese Lagere School dan statusnya disamakan dengan Belanda.

Pada 29 Maret 2007 Pengadilan Negeri Purworejo menetapkan bahwa WR Supratman lahir pada Kamis Wage, 19 Maret 1903 di Dukuh Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Penetapan itu mengoreksi keterangan WR Supratman selama ini yang lahir di Jatinegara, Jakarta, pada 9 Maret 1903.

“Surat permohonan perubahan tempat dan tanggal lahir WR Supratman telah berada di Sekretariat Negara di Jakarta,” kata Wakil Bupati Purworejo Mahsun Zain, dikutip Kompas.

Keterangan tempat dan tanggal lahir Wage di Somongari 19 Maret 1903 telah diungkap dalam film dokumenter karya Dwi Raharja berjudul Saksi-saksi Hidup Kelahiran Bayi Wage yang selesai dibuat pada Desember 1977. (Historia.Id)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved