Pembunuhan

Remaja Bunuh Bocah di Sawah Besar Diminta Pindah Demi Kebaikan, Ketua RT: Jangan Sradak-Sruduk

KASUS pembunuhan yang dilakukan oleh seorang remaja putri yang masih berstatus pelajar SMP di kawasan Sawah Besar, Jakarta mengegerkan warga setempat.

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Kondisi rumah remaja yang bunuh bocah di Sawah Besar, Jakarta tampak kosong dan terpasang garis polisi di depan pintu rumahnya, Senin (9/3/2020). 

"Ya jalan tengahnya tadi mending pindah. Bukan mau usir, lebih baik maksudnya. Ya namanya begini pasti ada pro dan kontra..."

KASUS pembunuhan yang dilakukan oleh seorang remaja putri yang masih berstatus pelajar SMP di kawasan Sawah Besar, Jakarta sempat mengegerkan warga sekitar.

Apalagi dalam kasus ini korbanya masih berusia 6 tahun yang juga merupakan tetangganya. Dugaan sementara pembunuhan terjadi karena terinspirasi film Slender Man dan Chaki.

Semenjak kasus pembunuhan terungkap, kini keluarga NF (15) tak terlihat lagi di kediamannya. Rumahnya pun tampak kosong, di depan pintu rumahnya pun masih terpasang garis polisi.

Selama 14 Hari, RS Polri Bakal Periksa Kondisi Kejiwaan Remaja Pembunuh Bocah 5 Tahun

Remaja Pembunuh Bocah Diisolasi Saat Pemeriksaan Psikologis

Kesaksian Tetangga, Remaja Bunuh Bocah 6 Tahun Kelakuannya Berubah Sejak di SMP

Beberapa warga yang ditemui di lokasi mengatakan, sejak kejadian pada Jumat (6/2/2020) lalu, keluarganya belum kembali ke rumahnya. Menurut sejumlah warga, keduanya tengah mendampingi anaknya itu.

"Emang sejak Jumat lalu itu belum balik ke rumah lagi. Kita juga ngga tahu, kayaknya dampingi anaknya. Ibunya itu kan pas Jumat langsung di bawa kan," kata Neni (48) salah satu warga di lokasi, Senin (9/3/2020).

Neni tak menampik dengar kabar yang tengah beredar mengenai NF tak lagi diterima di lingkungan warga sekitar, bahkan keluarga dari korban sendiri.

Ada pula sebagian warga yang memintanya untuk pindah.

Hal ini menurut Neni, warga khawatir akan perbuatan NF terulang, sehingga banyak yang menyarankan untuk pindah, selain itu juga tidak ada konflik yang terjadi kedua belah pihak, meskipun keluarga pelaku dikenal baik.

"Gini kalo kami sih sebenarnya kalo keluarganya pelaku ini ngga ada masalah, mereka baik sama tetangga juga. Cuma yang jadi masalah kan si anaknya ini, takutnya kalo balik lagi jadi ribut walaupun kejiwaanya sembuh atau gimana lah," katanya.

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved