Pesan Maruf Amin kepada Dai: Mengajak Jangan Mengejek, Menasihati Jangan Menyakiti

Menurut Maruf Amin, omongan dai banyak didengarkan oleh masyarakat banyak, terutama Umat Muslim.

Setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin membuka rakornas IKADI di Istana Wapres, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020). 

WAKIL Presiden Maruf Amin berharap para dai atau pendakwah yang tergabung dalam Ikatan Dai Indonesia (IKADI), menyampaikan ajaran atau tausiah dengan hikmah dan ilmu yang bijaksana.

"Nasihat-nasihat yang baik itu saya kira perintah Alquran."

"Dan mari kita mengajak, jangan mengejek."

Pasien Sembuh Bisa Kembali Tertular Virus Corona, Bakal Dididik 14 Hari di Rumah Jika Sudah Sehat

"Mari kita menasihati, jangan menyakiti."

"Mari kita merangkul, jangan memukul," kata Maruf Amin saat membuka rakornas IKADI di Istana Wapres, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).

Menurut Maruf Amin, omongan dai banyak didengarkan oleh masyarakat banyak, terutama Umat Muslim.

Didukung Jadi Ketua Umum Partai Gerindra, Sandiaga Uno: Keputusan Final di Prabowo

"Kalian adalah pendakwah, bukan hakim, yang menghakimi dan memberi vonis-vonis."

"Ini saya kira hal-hal yang saya ingin mengajak, mari kita semua ambil peran umat terbesar di negeri ini," tuturnya.

Peran tersebut lah, lanjut Maruf Amin, adalah bertanggung jawab secara keagamaan maupun kenegaraan.

Ali Mochtar Ngabalin Minta Politikus Jangan Politisasi Wabah Virus Corona untuk Pencitraan

Maruf Amin menyebut, semua pihak, termasuk dai, ingin menyejahterakan bangsa dan negaranya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved