Breaking News:

Virus Corona

Konser Musik di Jakarta Ditangguhkan Akibat Wabah Virus Corona, Ini Tanggapan Musisi Jazz

MUSISI JAZZ Ermy Kullit angkat bicara terkait beberapa konser musik di Jakarta yang ditangguhkan terkait wabah virus corona.

Wartakotalive.com/M23
Musisi Jazz Ermy Kullit saat ditemui di kawasan Jalan Cilenggang I, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (9/3/2020). 

MUSISI JAZZ Ermy Kullit angkat bicara terkait beberapa konser musik di Jakarta yang ditangguhkan dalam penyelenggaraannya akibat wabah virus COVID-19 atau corona yang menginfeksi Indonesia.

Penangguhan itu menyusul perizinan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan yang mengundang keramaian.

Ia mengatakan, hal tersebut perlu dilakukan bila memang dapat mencegah penyebaran wabah virus yang telah menginfeksi berbagai warga negara di belahan dunia.

BREAKING 10 Negara Paling Parah Terkena Corona,Data WHO Ungkap Tingkat Kematian di Amerika Tertinggi

Cegah Virus Corona, KAI Daop 1 Jakarta Larang Penumpang Demam Naik Kereta

WHO Pastikan Uang Kertas Tularkan Virus Corona, Ini yang Dilakukan China dan Korea Selatan

Bagi dirinya sendiri, penangguhan gelaran konser musik tersebut belum berdampak secara signifikan.

Sebab, larangan itu dinilainya hanya bagi kegiatan yang mengumpulkan banyak ribuan massa.

"Kalau saya pribadi ngga merasa dirugikan. Karena saya selalu banyak acara indoor (dalam ruangan) di banding outdoor (luar ruangan). Indoor lebih sedikit massanya," kata Ermy saat ditemui di kawasan Jalan Cilenggang I, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (9/3/2020).

Sementara itu, ia meyakini bahwa penangguhan itu hanya akan bersifat sementara.

Sebab, Ermy mengatakan dari informasi yang diterima dan dipelajarinya virus COVID-19 tersebut mudah mati bila berada di tempat dengan suhu cuaca sekitar 26 derajat celcius atau lebih.

"Kalau saya lihat beberapa hari ini kan panas, saya dapat info virus ini kan di atas 26 derajat (celcius) dia sudah hilang atau mati di udara. Jadi mudah-mudahan dari panas ini ngga ada yang terjangkit. Dan mudah-mudahan surat edaran itu segera ditarik," tandasnya. (M23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved