Breaking News:

Transportasi

Kepala Korlantas Polri Ancam Pengubah Karoseri jadi Truk ODOL dengan Hukuman Penjara

KORPS Lalu Lintas Polri mengancam setiap pelaku yang mengubah kendaraan untuk menjadi Over Dimension Over Load (ODOL) dengan hukuman penjara.

Istimewa
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono di Gerbang Tol Tanjung Priok 1, Senin (9/3/2020). 

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi juga mengatakan, seiring kebijakan itu pihaknya telah mengantisipasi kemungkinan truk yang melintas di jalan nasional.

"Akan kita evaluasi karena berarti sebagian kendaraan truk ini nantinya akan lari ke jalan nasional," ucap Budi, di Gerbang Tol Tanjung Priok 1, Senin (9/3/2020).

Menurut Budi, pihaknya juga memberikan toleransi hingga 50 persen bagi truk ODOL yang mengangkut komoditas seperti sembako dan lain-lain saat melintas di jalan nasional.

Kebijakan tersebut diberikan kepada truk ODOL yang melintas di jalan nasional hingga tahun 2023 mendatang.

 MEMANAS! Korea Utara Ancam Tembak Pendatang, China Larang Warganya Dekati Perbatasan

 600.000 Masker Siap Kirim ke China, Padahal Kebutuhan Masker Warga Jakarta 1 Juta Pieces Perhari

 Ririn Ekawati Ditangkap Polisi Karena Narkoba, Polisi: Masih Kami Periksa

 Bali United Tanpa Ilija Spasojevic dan Paulo Sergio Lawan Ceres Negros, Ini Sosok Penggantinya

Sementara itu untuk truk ODOL dengan komoditas lainnya tetap akan ditindak.

"Tapi untuk yang lain sesuai regulasi lebih 5 persen kita lakukan penindakan," tegas Budi.

Budi menambahkan pihaknya akan menyiapkan jembatan timbang di jalan nasional yang kemungkinan akan dilalui truk ODOL mulai dari Bekasi, Karawang, Indramayu hingga Cirebon.

"Sudah kita siapkan jembatan timbang, yang pertama di Karawang kemudian di sekitar Indramayu," ungkapnya.

 HANYA Gara-gara Dihalangi saat di Tempat Hiburan Malam, Pria Ini Ditusuk Hingga Tewas

Sehingga truk ODOL yang memilih jalur alternatif dengan melalui jalan nasional akan tetap bisa dikenakan tindakan karena kedapatan melanggar peraturan yang telah ditetapkan.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved