Virus Corona

Dunia Sibuk Urus Virus Corona, Hari ini Harga Minyak Dunia Anjlok Sampai 30 Persen

harga minyak dunia anjlok sekitar 30 persen, ditambah lagi ada wabah virus corona yang mendunia.

Dunia Sibuk Urus Virus Corona, Hari ini Harga Minyak Dunia Anjlok Sampai 30 Persen
REUTERS/Edgar Su
ILUSTRASI. Kapal tanker minyak 

HEBOH harga minyak dunia anjlok sekitar 30% pada hari ini, Senin (9/3).

Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, ini merupakan salah satu bukti bahwa ada penurunan globalisasi.

"Dunia masih menghadapi Virus Corona tadi malam. Pagi ini, kita dihentakkan dengan perang minyak yang kemudian harga minyak turun dari sekitar 60 dollar AS menjadi di kisaran 30 dollar AS. Ini contoh bahwa globalisasi begitu cepat," jelas Perry dalam paparannya, Senin (9/3/2020). 

Berdasarkan Reuters, harga minyak yang turun menyusul langkah Arab Saudi untuk memulai perang harga setelah Rusia tolak pangkas produksi yang diusulkan oleh OPEC untuk menstabilkan pasar minyak yang khawatir akan penyebaran Virus Corona.

Gerebek Sampah Kumpulkan 730 Karung Limbah Minyak Mentah di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu

Reuters juga menunjukkan bahwa harga minyak mentah berjangka jenis Brent turun 13,29 dollar AS menjadi 31,98 dollar AS per barel.

Bahkan, di transaksi sebelumnya harga minyak sempat melorot ke posisi 31,02 dollar AS dan merupakan yang terendah sejak 12 Februari 2016.

Tak hanya terkait penurunan harga minyak, Perry juga memberi contoh beberapa peristiwa yang terjadi cepat dan memengaruhi perekonomian dunia.

"Perang dagang di awal Februari ada secercah harapan, tetapi begitu harapan muncul redup kembali karena virus corona. Bahkan ini menyebar keluar China seperti ke Amerika Serikat, Italia, Perancis," tambah Perry.

Harga Minyak Dunia Melorot Lagi

Akan tetapi, Perry juga yakin bahwa globalisasi yang menurun ini diimbangi oleh digitalisasi yang begitu cepat.

Ini merupakan suatu momen bagi Indonesia untuk merespons aspek tersebut dengan tiga hal, sinergi, transformasi, dan inovasi.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved