Breaking News:

Virus Corona

Cegah Virus Corona, KAI Daop 1 Jakarta Larang Penumpang Demam Naik Kereta

Deputi EVP II Daop 1 Jakarta, Takdir Santoso mengatakan, PT KAI Daop 1 Jakarta berupaya melakukan langkah pencegahan penyebaran virus corona.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen diberikan sosialisasi pencegahan virus corona, pemeriksaan suhu tubuh hingga pembagian masker secara gratis, Senin (9/3/2020) 

Deputi EVP II Daop 1 Jakarta Takdir Santoso mengatakan, PT KAI Daop 1 Jakarta berupaya melakukan langkah pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Selain pembagian masker, menyediakan hand sanitizer, juga melakukan sosialisasi kepada para penumpang dan calon penumpang di sejumlah Stasiun.

Bahkan jika ditemukan adanya penumpang dengan kondisi suhu badan tinggi hingga 37 derajar celsius, maka penumpang itu dilarang naik kereta dan akan dilakukan pemeriksan lebih lanjut dengan berkoordinasi dinas kesehatan setempat.

"Ya jadi dirujuk ke rumah sakit dan tidak diperbolehkan (naik kereta)," kata Takdir Santoso di Stasiun Pasar Senen, Senin (9/3/2019).

Kendati demikian menurut Santoso hingga saat ini tidak ditemukan adanya penumpang yang mengalami kondisi suhu badan yang cukup tinggi, untuk itu pihaknya menyarankan melakukan pemeriksaan.

 MEMANAS! Korea Utara Ancam Tembak Pendatang, China Larang Warganya Dekati Perbatasan

 600.000 Masker Siap Kirim ke China, Padahal Kebutuhan Masker Warga Jakarta 1 Juta Pieces Perhari

 Ririn Ekawati Ditangkap Polisi Karena Narkoba, Polisi: Masih Kami Periksa

 Bali United Tanpa Ilija Spasojevic dan Paulo Sergio Lawan Ceres Negros, Ini Sosok Penggantinya

"PT KAI juga menyediakan pos kesehatab bagi penumpang yang akan melakukan pemeriksaan kesehatannya, dan yang tidak dalam kondisi fit untuk diusahkan agar tidak memaksa naik kereta," katanya

Sedangkan Senior Manager Unit Kesehatan Daop 1 Jakarta Listyowati menyatakan, PT KAI melakukan langkah preventif penyebaran virus corona ini.

Untuk itu ia juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh para penumpang.

"Jadi kalo untuk pemeriksaan kita lakukan disini, kalo ada suhu badannya lebih dari 38 derajat akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Listyowati.

 KISAH Pilu di Balik Gugurnya Para Dokter, Tenaga Medis Bahkan Direktur RS di China

Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait jika ditemukan pasien yang memiliki suhu badan tinggi, langkah utama yang dilakukan yaitu akan menanyakan riwayat perjalannya.

"Kalo ada yang seperti itu (suhu tubuh tinggi) kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan merujuk ke rumah sakit yang akan kita rujuk," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved