Breaking News:

ASN di Jakarta Utara Diminta Menjadi Contoh Penerapan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Menurut Ali, aksi peduli terhadap pengurangan sampah plastik harus dimulai dari diri sendiri kemudian ditularkan ke lingkungan sekitar.

Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Kantong Go green dipajang di salah satu kasir supermarket di Kawasan Kelapa Gading sebagai bentuk kampanye kurangi kantong plastik, Minggu (24/3/2019). 

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara diminta untuk menjadi contoh dalam penerapan kantong belanja ramah lingkungan.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengimbau kepada para ASN menjadi contoh di lingkungan rumah, masyarakat dan kantor dalam penerapan kantong belanja ramah lingkungan.

“Saya harap ASN Jakarta Utara dapat menjadi contoh dengan tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai yang tidak ramah lingkungan,” kata Ali, Senin (9/3/2020).

Persija Gelar Persiapan Lawan Bhayangkara FC, Otavio Dutra Masih Jalani Perawatan Serius

Remaja Bunuh Bocah di Sawah Besar Diminta Pindah Demi Kebaikan, Ketua RT: Jangan Sradak-Sruduk

Jumlah Korban Virus Corona di Indonesia Jadi 19 Orang, Bagaimana Perlakuan Pasien di Rumah Sakit?

Apalagi Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 142 Tahun 2019 tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan di pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat akan diterapkan di wilayah DKI Jakarta terhitung mulai 1 Juli 2020 mendatang.

“Mulai dari sekarang dan seterusnya harus terapkan aturan itu karena akan membawa kebaikan untuk semua," tegasnya,

Menurut Ali, aksi peduli terhadap pengurangan sampah plastik harus dimulai dari diri sendiri kemudian ditularkan ke lingkungan sekitar.

"Seperti selalu membawa tumbler dan tempat makan sendiri untuk mengurangi sampah karena wadah itu bisa digunakan berulang kali,” ujar Ali.

Ini 14 Waktu Mustajab Agar Doa Dikabulkan Allah SWT 

Akibat Sering Dilalui Truk Kontainer, 24 Ruas Jalan di Kota Tangerang Retak-retak dan Berlubang

Pembatalan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Said Didu: Masalah Baru Bagi Pemerintah

Adanya Pergub tersebut merupakan tindak lanjut dari Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah timbulnya sampah plastik yang berdampak terhadap lingkungan.

“Langkah kecil namun bisa memberikan manfaat bagi kesehatan dan lingkungan," kata Ali.

Tahapan sosialisasi sendiri sudah berjalan agar seluruh warga Jakarta mengetahui informasi tersebut dan mulai membiasakan diri untuk tidak lagi memakai kantong plastik.

"Harus terus disosialisasikan ke seluruh masyarakat karena efeknya bukan hanya hari ini saja tapi untuk jangka panjang," ujarnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved