Kesehatan

Pihak Ketiga Bukan Penyebab Perselingkuhan, Kenali 5 Bahasa Cinta Pasangan Agar Pernikahan Harmonis

Bila pernikahan terus didera masalah antarpasangan, kondisi ini rentan membuat pernikahan menjadi berujung perceraian.

Istimewa
ILUSTRASI Kebahagiaan suami istri 

Perihal ini, Indra mencoba menjelaskan bagaimana kaitannya antara bahasa cinta yang tidak tersampaikan, dengan kemungkinan terjadinya perselingkuhan.

“Bahasa cinta adalah sebuah kebutuhan, layaknya makan dan istirahat. Jika kebutuhan ini tidak didapatkan di rumah dari suami atau istrinya, seseorang akan keluar rumah dengan perut lapar. Alhasil, ia akan mencari ‘makanan’ lain di luar rumah dari orang lain yang bukan pasangan resminya,” ujarnya.

Hal senada juga terlihat dari 72,8 persen pengakuan para responden survei.

Mereka yakin bahwa dengan memahami bahasa cinta pasangan mereka, bisa mencegah terjadinya masalah rumah tangga, termasuk perselingkuhan.

Pihak ketiga bukan penyebab

Indra mencatat, pihak ketiga bukan penyebab hancurnya rumah tangga yang utama.

Pihak ketiga bisa hadir karena sudah ada masalah di dalam rumah tangga yang tidak diselesaikan, sehingga menciptakan celah untuk bisa dimasuki pihak ketiga.

Jadi, apa yang harus dilakukan agar pernikahan terjauh dari perselingkuhan?

Indra membocorkan rahasianya.

“Rumus bahagia dalam pernikahan ada 3. Yang pertama memberi, kedua memberi, yang ketiga memberi," tandasnya.

"Mengapa memberi? Karena ketika pernikahan dilandasi dengan niat memberi, maka kedua pihak akan saling berusaha membahagiakan tanpa harus menuntut,” katanya.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved