Virus Corona

Anjing Mati Diduga Terpapar Virus Corona di Depok, Bangkainya Diperiksa Laboratorium di Bogor

Seekor anjing peliharaan dua warga Depok yang dinyatakan positif Corona pada Senin (2/3/2020) lalu mati di rumahnya lantaran terjepit pintu.

Anjing Mati Diduga Terpapar Virus Corona di Depok, Bangkainya Diperiksa Laboratorium di Bogor
AFP
Virus SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19 (Virus Corona Baru) yang difoto pada 27 Februari 2020 oleh National Institutes of Health dari pasien Virus Corona di Amerika Serikat. 

Seekor anjing peliharaan milik dua warga Depok yang dinyatakan positif Corona pada Senin (2/3/2020) lalu mati di rumahnya lantaran terjepit pintu.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, terjepitnya anjing tersebut terjadi di dalam kamar di rumah sang pemilik.

Sebelumnya, kata Idris, anjing tersebut dikunci di dalam kamar yang berisikan taman bermain kecil bagi sang anjing.

2 WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona oleh Jepang

"Anjingnya tuh anjing yang lucu (bukan anjing penjaga). Pas ada kasus ini, anjingnya dikunci di dalam kamar dan terdapat taman yang ada slot pintu, itu leher anjingnya kejepit (mati)," papar Idris kepada wartawan di ruang Crisis Center, Lantai 5, Gedung Sekretariat Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Jumat (6/3/2020).

Setelah pemiliknya dirawat di RSPI, Idris mengaku rumah tersebut tidak ada yang menempati.

Hanya seorang penjaga keamanan rumah yang kerap datang untuk memberi makan hewan peliharaan tersebut.

UPDATE Cegah Virus Corona, Wakil Wali Kota Minta Warga Jaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

"Satpam yang ada gak 24 jam datang. Cuma ngasih makan, pagi, siang dan sore," tutur Idris.

Sebelumnya, petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok mengambil sampel tiga hewan peliharan sang pemilik yakni dua ekor anjing dan satu ekor kelinci.

Kelinci dan anjing yang satunya lagi, tutur Idris dalam keadaan baik meski hasil lab hewan tersebut masih belum keluar dan berada di rumah sang pemilik.

Empat Orang Diduga Kuat Terinfeksi Virus Corona, Apa yang Harus Dilakukan Jika Rasakan Gejala Awal?

Sedangkan bangkai anjing tersebut, dikatakan Idris sedang dilakukan penelitian di laboratorium di daerah Bogor dan juga masih menunggu hasilnya.

Menanggapi kabar tersebut organisasi pemerhati binatang, Jakarta Animal Aid Network (JAAN) menilai belum bisa dibuktikan, jika anjing bisa terinfeksi Virus Corona.

"Belum ada buktinya kan. Saya sih enggak percaya (kalau anjing terinfeksi virus Corona)," kata Founder Domestic Welfare JAAN Karin Franken saat dihubungi wartawam, Kamis (5/3/2020).

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved