Mulai Berlaku Tahun 2021, Isuzu Siap Implementasikan Kebijakan EURO 4

Isuzu sudah menggunakan engine yang nantinya akan menjadi standard untuk kebijakan EURO 4 sejak tahun 2011, yaitu engine common rail pada Isuzu Giga.

Mulai Berlaku Tahun 2021, Isuzu Siap Implementasikan Kebijakan  EURO 4
kompas.com
Produksi truk menengah Giga di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat. 

JAKARTA — Kebijakan pemerintah tentang Regulasi EURO 4 sudah diwacanakan dari tahun 2019. Kebijakan ini akan diimplementasikan pada kendaraan bermesin diesel pada 2021 nanti.

Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Perjanjian Paris Degree sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap permasalahan emisi melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro IV.

Terkait dengan mulai berlakunya peraturan Euro IV ini pada 2021,  PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan kebijakan ini.

‘’Kami senang mendengar implementasi dari kebijakan EURO 4 karena kita harus sama- sama mendukung kemajuan negara Indonesia. Bahkan negara-negara lain sudah mengimplementasikan lebih dulu seperti Singapura, Thailand, dan negara lainnya sudah beralih ke EURO 4 dan bahkan lebih,” kata Ernando Demily selaku President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2020).

Dia melanjutkan Isuzu sudah sangat siap dalam menghadapi regulasi pemerintah mengenai EURO 4. Isuzu sudah menggunakan engine yang nantinya akan menjadi standard untuk kebijakan EURO 4 sejak tahun 2011, yaitu engine common rail pada Isuzu Giga.

“Pastinya ketika regulasi ini dilakukan ada dampak untuk para pengusaha, terutama untu kbisnis logistik dimana akan terkena dampak yaitu biaya logistic juga akan meningkat,’’ ujarnya.

Selain kesiapan produk, layanan purna jual juga menjadi penting, salah satunya dari sisi kemampuan mekanik dalam menangani teknologi baru.

“Kami dari Isuzu juga sudah terbiasa menangani teknologi common rail. Hal ini dikuatkan dengan kemenangan mekanik Isuzu Indonesia dalam Isuzu World Technician Competition CV (Commercial Vehicle) Division atau I- 1 Grand Prix yang ke-12 di Jepang,” imbuhnya.

Kemenangan tim mekanik Isuzu Indonesia ini, lanjut Ernando,  membuktikan bahwa Isuzu Indonesia terus menerus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam hal After Sales Service yang didukung oleh mekanik- mekanik yang handal.

“Isuzu menjawab kebutuhan customer commercial vehicle dengan produk unggulan Isuzu, service, dan feature-feature yang dikembangkan terus oleh Isuzu Indonesia,” jelasnya.

Isuzu Network

Isuzu Indonesia adalah pioneer dari mesin Diesel, Common Rail dan 6 Speed Transmission. Isuzu terus meningkatkan jaringan serta pelayanannya melalui 117 outlets, 24 outlet satelit.

Untuk spare part, Isuzu memiliki 2.403 parts shop di 355 kota serta  12 parts Depo yang terdiri dari 6-part Depo untuk Isuzu GIGA (Medan, Pekanbaru, Surabaya, Samarinda, Banjarmasin, Makassar),  4 parts Depo untuk Isuzu Elf (Lampung, Palembang, Manado, Bali) dan 1 parts Depo gabungan di kota Semarang.

Sementara untuk servis, tersedia  armada Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) yang terdiri dari 128 unit mobil BIB dan 5 unit motor BIB. Tak hanya itu, masih ada 128 bengkel resmi dan authorized workshop.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved