Breaking News:

Aksi OPM

KKB Papua Diduga Mulai Masuk ke Wilayah PT Freeport Indonesia, Pengamanan Diperketat

Indikasi itu terungkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggotanya, di mana saat ini KKB dari berbagai wilayah berada di sekitar Tembagapura.

instagram @infokomando
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, ada indikasi KKB saat ini berupaya memasuki kawasan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. 

Kapolda Papua menduga, Kelompok Kriminal Bersenjata itu, hendak masuk ke wilayah PT. Freeport, sehingga aparat akan memperketat pengamanan.

Di samping itu, KKB Papua juga menembaki mobil patroli Polsek Tembagapura, Senin (2/3/2020).

Melansir dari Kompas.com dalam artikel 'KKB Tembak Mobil Patroli Polsek Tembagapura, Satu Polisi Terluka', penembakan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIT.

Saat itu, polisi yang mengendarai mobil patroli akan berdialog dengan masyarakat di Kampung Utikini.

Tapi, mobil patroli itu ditembaki anggota KKB saat melintasi kampung tersebut.

Terdapat enam bekas tembakan yang mengenai kaca depan dan bagian badan mobil.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, satu personel terluka akibat terkena serpihan kaca yang pecah karena tembakan.

"Hanya satu anggota yang terkena serpihan kaca," kata Era kepada wartawan.

Anggota polisi yang terluka itu bernama Briptu Andika Wally. Andika kini dirawat di Rumah Sakit Tembagapura.

Aparat keamanan pun masih mengejar pelaku penembangan itu.

Selain itu, aparat keamanan mencegah KKB masuk ke area pertambangan PT Freeport Indonesia.

"Satgas Amole dan satgas lainnya terus melakukan penyekatan, agar KKB tidak masuk," kata Era.

TNI Pukul Mundur KKB Papua

Setelah anggota Brimob Bharada Doni Priyanto gugur ditembak kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua, baku tembak kembali terjadi di tempat lain pada Sabtu (29/2/2020).

Seperti diketahui, Bharada Doni Priyanto gugur dalam kontak senjata yang terjadi dengan KKB Papua pada Jumat (28/02/2020) di Kali Kabur, Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Lalu pada Sabtu (29/2/2020), terjadi baku tembak lagi antara TNI dan KKB Papua di Arso Timur, Kabupaten Keerom.

Danrem 172 PWY Kol Inf Binsar Sianipar mengatakan, KKB Papua pimpinan Jefrison Pagawak itu menyerang mobil logistik TNI.

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Kontak Senjata di Keerom, TNI Pukul Mundur KKB dan Sita Satu Senapan Rakitan', berikut kronologinya

Pengadangan dilakukan anggota KKB Papua setelah truk milik Kodim 1701 itu mengantarkan logistik pembangunan gereja di Kampung Kibey.

Lokasi pengadangan itu jauh dari perkampungan warga. Kondisi jalanan tersebut menanjak, jika ditempuh dari Kampung Kibey.

"Posisi itulah yang digunakan KKB mengadang dan menyerang dengan menembak dari ketinggian, dan setelah menembak langsung kabur ke perbatasan." kata Sianipa.

Berdasarkan informasi yang diterima Binsar, kelompok yang mengadang mobil logistik beranggotakan enam orang.

Terdapat dua senapan jenis M16 dan dua senapan api rakitan jenis double loop yang digunakan KKB.

Para anggota KKB juga membawa parang.

Saat kontak senjata yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIT itu, anggota TNI memukul mundur anggota KKB Papua.

TNI juga menyita satu senapan api rakitan jenis double loop dan dua parang.

"Truk militer milik Kodim 1701 terkena tembakan di bagian kaca depan dan menyebabkan dua anggota terkena serpihan peluru," kata Binsar.

Dua anggota TNI terluka dalam baku tembak tersebut.

Namun, kedua anggota Kodim 1701 yang terluka itu kini dalam kondisi stabil.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Dugaan KKB Coba Masuk ke Kawasan Freeport di Tembagapura"

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved