Wagub DKI Jakarta

JADWAL Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta, 23 Maret Dipilih DPRD

PANITIA Pemilihan (panlih) Wakil Gubernur DKI menyepakati timeline jadwal pelaksanaan pemilihan.

Warta Kota/Rizki Amana
Penyelenggaraan Rapat Paripurna APBD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (4/12/2019). 

Sandiaga Uno mengatakan, penetapan Wagub DKI Jakarta bakal terealisasi pada Maret mendatang.

Hal itu ia katakan seusai perbincangannya dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

 Gelar Balapan Formula di Lokasi Cagar Budaya, Sekda DKI: Siapa yang Mau Ngerusak Monas?

Namun, ia tak merinci waktu saat perbincangan tersebut terjadi.

"Saya sempat duduk secara privat dengan Pak Ketua (DPRD DKI Jakarta)."

"Beliau memberikan ancar-ancar Bulan Maret (2020)."

 Polisi Sita 2,5 Juta Butir Obat-obatan Ilegal di Koja, Ada Jenis yang Dikonsumsi Lucinta Luna

"Jadi ini agak mundur sebulan karena satu dan lain hal," ungkapnya saat ditemui di Rumah Siap Kerja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2020).

Ia menjelaskan, saat pertemuan berlangsung, dirinya memberikan pesan agar penetapan Wagub DKI Jakarta dapat mendahulukan kepentingan kekosongan jabatan.

Ia pun memastikan kesan kepentingan partai politik dalam penetapan Wagub DKI Jakarta sudah dapat diselesaikan oleh pihak DPRD DKI Jakarta.

 Anies Baswedan Minta Warga DKI Ubah Stigma Soal Sampah, Tak Ingin Musibah di Cimahi Terulang

"Saya memberikan pesan kepada beliau, jangan ini dijadikan satu proses yang akhirnya banyak benturan kepentingan."

"Dan beliau sudah menyatakan karena tim yang akan dibentuk ini tidak boleh mendapatkan wakil dari Gerindra, PKS, dan PDIP, benturan kepentinganya sudah bisa di selesaikan," bebernya.

Sebelumnya pada awal Februari, pimpinan DPRD DKI Jakarta memastikan dua pekan lagi warga Jakarta akan memiliki Wakil Gubernur (Wagub) pengganti Sandiaga Uno.

 SAMBIL Rampas Handphone Rusak, Begal Ini Juga Gondol Tempe Goreng di Warteg

Rencananya pada Kamis (6/2/2020) pekan depan, DPRD DKI akan menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan tata tertib (Tatib) pemilihan Wagub DKI.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik mengatakan, Dewan telah menindaklanjuti surat persetujuan dari Gubernur Anies Baswedan soal dua kandidat Cawagub DKI.

 DAFTAR Tarif Baru Ruas Tol Dalam Kota, Golongan IV dan V Turun

Bahkan, DPRD sedang menyusun agenda pemilihannya melalui Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI.

“Pada Hari Senin (3/2/2020) akan ada Rapimgab (rapat pimpinan gabungan) terkait proses pembuatan tata tertib."

"Setelah rapimgab, insyaallah pada Kamis (6/2/2020) akan digelar paripurna pengesahan tatib,” kata Taufik, Jumat (31/1/2020).

 Dirazia dan Disidang Seperti Kriminal, Perokok di Depok: Itu Namanya Melanggar HAM!

Menurut dia, setelah tatib dibuat, DPRD akan membentuk panitia pemilihan (panlih) Cawagub secara simultan.

Panitia pemilihan ini akan bertugas memverifikasi segala persyaratan Cawagub DKI Jakarta sebelum dilakukan pemilihan.

“Ya insyaallah dalam hitungan waktu sekitar pertengahan Februari 2020, DKI akan punya wagub, dan dia (Ahmad Riza Patria) akan jadi wagub,” tuturnya.

 KRONOLOGI Polisi Tembak Mati 3 Kurir Narkoba di Tangerang, 288 Kilogram Sabu Disimpan di Kotak Makan

Dua partai pengusung, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra, masing-masing mengajukan satu nama kandidat Cawagub DKI.

PKS mengajukan Nurmansjah Lubis mantan anggota DPRD DKI dua periode, sedangkan Gerindra mengajukan Ahmad Riza Patria anggota DPR periode 2019-2024.

Sebelumnya, dua nama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya dicoret sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta.

 TAWURAN Malam Hari di Depok, Satu Pelajar Tewas Kehabisan Darah

Kedua kader yang dicoret itu adalah Ahmad Syaikhu, yang saat ini menjadi anggota DPR 2019-2024 dan Agung Yulianto dari kalangan pengusaha.

Kabar ini disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco di ruang Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Senin (20/1/2020) siang.

 PERSIJA Sumbang 3 Pemain Muda untuk Timnas U19, Persib Nihil

Dasco menyebut dua nama kader PKS diganti dengan nama baru, yakni satu dari PKS dan satu lagi dari Gerindra.

Dia juga mengklaim telah mengantongi surat keputusan bersama DPP PKS dengan DPP Gerindra soal penggantian nama itu.

“Di mana surat ini menyatakan mencabut surat yang terdahulu, yang kemudian di surat ini juga telah menyetujui dua nama yang dijadikan Cawagub DKI."

 LAWAN Dewan Pengawas TVRI, Helmy Yahya Jadikan Mantan Wakil Ketua KPK Sebagai Kuasa Hukum

"Yaitu Saudara Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra,” kata Dasco.

Dengan adanya surat keputusan bersama itu, surat penetapan Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto menjadi kandidat Cawagub DKI telah gugur.

“Surat ini sudah disetujui bersama dan telah ditandatangani oleh kedua belah pihak dari unsur PKS dan Gerindra."

 PSI Cemas Anies Baswedan Cuma Bikin Taman Instagramable di Pinggir Sungai Pakai Dana Rp 136 Miliar

"Pada hari ini resmi saya serahkan kepada DPD Gerindra DKI Jakarta dan Fraksi Gerindra untuk ditindalkanjuti,” ujarnya.

Setelah mengumumkan nama itu, Dasco kemudian menyerahkan surat itu kepada Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik.

Dalam kesempatan itu, Taufik berjanji surat akan segera disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk ditindaklanjuti.

 PSI Lihat Gelagat Naturalisasi Ala Anies Baswedan Bakal Dilakukan di Sungai yang Sudah Lebar

“Nanti Gubernur akan menyerahkan surat persetujuan kepada DPRD untuk dibahas di DPRD,” jelasnya. (Danang Triatmojo)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved