Breaking News:

RUU Cipta Kerja

Timbulkan Kekhawatiran, Airin Minta Pemerintah Sosialisasikan RUU Cipta Kerja ke Masyarakat

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia pastikan bakal berperan aktif untuk melakukan komunikasi terhadap masyarakat terkait dengan RUU Cipta Kerja

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ketua Apeksi yang juga Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Dyani saat membuka acara lokakarya RUU Cipta Kerja dan Perpajakan di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Rabu (4/3/2020). 

Dia menambahkan dengan adanya RUU Cipta Kerja ini ada jaminan investasi di setiap daerah. Karena pada dasarnya, investor ingin memastikan segala sesuatunya.

Misalnya, kepastian biaya, kepastian sumber daya, sampai dengan kepastian dasar hukumnya.

Sementara Menteri Kordinator di Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memaparkan poin penting yang terdapat di dalam RUU Cipta Kerja dan Perpajakan ini.

Salah satunya adalah fasilitas kepada tenaga kerja di seluruh Indonesia.

 KISAH Pilu di Balik Gugurnya Para Dokter, Tenaga Medis Bahkan Direktur RS di China

Selain itu, dirinya memastikan bahwa seluruh pimpinan daerah bisa memahami poin-poin tersebut. Sehingga bisa menyampaikannya kepada masyarakat di daerah.

Salah satunya adalah tidak adanya prinsip sentralisasi yang belakangan membuat masyarakat khawatir.

”Mudah-mudahan dengan informasi ini, para Wali Kota bersama Bupati dan Gubernur nantinya bisa memahami bahwa tidak ada satupun Pasal prinsip sentralisasi dalam RUU Cipta Kerja dan Perpajakan,” katanya.

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Diyakini Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Perang dagang Amerika Serikat dan China pada tahun 2019 menjadi bukti titik lemahnya daya tarik Indonesia terhadap investor yang hengkang dari China.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved