Industri Asuransi

Ada Skandal Jiwasraya, Industri Asuransi Indonesia Tetap Tumbuh

Kasus Jiwasraya memberikan pengaruh sebesar 0,19 persen terhadap industri asuransi. Meski demikian industri asuransi di Indonesia tetap tumbuh positif

Ada Skandal Jiwasraya, Industri Asuransi Indonesia Tetap Tumbuh
istimewa
Prudential Indonesia Journalist Masterclass 2020 menghadirkan dua pembicara, yakni Chief Strategy Officer Prudential Indonesia Paul Setio Kartono dan Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi, sert Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali 

Kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya dinilai mempengaruhi pertumbuhan asuransi di Indonesia. Walaupun masih tetap tumbuh, namun melambat dibandungkan tahun lalu.

Ekonom Universitas Indonesia (UI), Fithra Faisal menyebutkan, di tahun 2020, asuransi umum akan tumbuh 5 persen hingga 6 persen. Sedangkan asuransi jiwa 3 persen hingga 4 persen. Sehingga secara total industri tumbuh 5 persen.

"Tumbuh sih tumbuh, tapi dibanding tahun lalu kecenderungannya melambat karena ada shock dari Jiwasraya dan Asabri," ujar Fithra saat menjadi pembicara di Prudential Journalist Masterclass 2020," belum lama ini.

Ia menyebutkan, kasus Jiwasraya memberikan pengaruh 0,19 persen ke industri asuransi. Meski di tahun ini pertumbuhannya agak melambat, tapi asuransi jiwa secara industri masih aman dan secara portofolio juga masih baik. Fithra mendesak untuk dibentuknya Lembaga Penjamin Polis (LPP) Asuransi di tahun ini, untuk melindungi masyarakat pemegang polis.

"Lembaga ini mendesak untuk dibentuk karena coverage dari asuransi terhadap populasi tidak besar, tapi jika ini membesar maka harus di-cover juga karena kalau tidak ada maka sedikit gejolak bisa menjadi risiko sistemik," katanya.

Sementara itu, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali mengatakan, Program Prudential Indonesia Journalist Masterclass 2020 merupakan salah satu upaya dalam mendukung kerja jurnalistik. Di antaranya, dengan memberikan informasi mengenai outlook ekonomi makro Indonesia, serta berbagi sudut pandang tentang bagaimana para pelaku industri memahami laporan keuangan perusahaan asuransi.

"Program ini tentu saja untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, yang memang sejalan dengan semangat 'We Do Good' kami," ujarnya.

Prudential Indonesia Journalist Masterclass 2020 menghadirkan dua pembicara, yakni Chief Strategy Officer Prudential Indonesia Paul Setio Kartono dan Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Rusna Djanur Buana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved