Breaking News:

Virus Corona

Warga Depok Positif Virus Corona, Wali Kota Jakarta Barat Akui Sempat Ada Kepanikan di Wilayahnya

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengimbau para pejabat terkait untuk mengantisipasi kepanikan warga terkait isu virus corona.

Wartakotalive.com/M24
Suasana rapat pimpinan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (3/3/2020). 

"Kemarin katanya ada borong makanan di satu lokasi Jakarta Barat. Tapi saya ngga tahu di mana, ini saya lagi minta Pak Lurah cek di mana itu kejadiannya..."

WALI KOTA Jakarta Barat Rustam Effendi mengakui sempat ada kepanikan di beberapa supermarket Jakarta Barat ketika dua warga Kota Depok, Jawa Barat, ditetapkan positif virus corona.

Oleh karenanya Rustam mengimbau para pejabat terkait untuk mengantisipasi kepanikan warga terkait isu virus corona.

"Kemarin katanya ada borong makanan di satu lokasi Jakarta Barat. Tapi saya ngga tahu di mana, ini saya lagi minta Pak Lurah cek di mana itu kejadiannya," kata Rustam ditemui usai rapat pimpinan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Selasa (3/3/2020).

UPDATE Pasien yang Meninggal Dunia di Cianjur bukan kena Virus Corona, Satu Lagi Masuk Ruang Isolasi

Masker Langka akibat Isu Virus Corona, Pasar Jaya Distribusikan 10.000 Pack Masker Mulai Hari Ini

Virus Corona, PD Pasar Jaya Batasi Pembelian Masker dan Cairan Pembersih Tangan, Ini Rinciannya

Padahal, kata Rustam, masyarakat tidak perlu panik dengan stok makanan di tengah posisi DKI Jakarta yang masuk ke status Waspada Corona.

Sebab ia telah memerintahkan Pasar Jaya untuk memasok cukup kebutuhan pokok masyarakat.

"Saya sampaikan kepada masyarakat bahwa bahan pokok makanan dan pasokan terjamin. Jadi tidak usah panik," ujarnya.

Rustam meminta seluruh SKPD (satuan kerja perangkat daerah) agar menyosialisasikan status waspada yang sudah ditetapkan Senin lalu.

Menurutnya sosialisasi yang baik dapat mencegah kepanikan masyarakat. Sebab kepanikan dapat menimbulkan kekacauan ekonomi.

Ia meminta lurah dan camat bisa memberi imbauan kepada warga agar tetap tenang dalam menghadapi wabah virus corona.

"Jadi cek betul. Masyarakat waspada boleh, tapi panik jangan," ujarnya.

Ia juga meminta seluruh kantor SKPD menyediakan alat Thermography dan hand sanitizer di seluruh kantor pemerintahan Jakarta Barat.

"Saya juga minta Sudin Ketenagakerjaan sambangi perusahaan-perusahaan asing untuk mengimbau mereka sediakan Thermography dan Hand Sanitizer," ujar Rustam.

Diharapkan para perusahaan asing itu dapat segera memiliki alat Thermography sehingga bisa pantau suhu tubuh pekerjanya. (M24)

Penulis: Desy Selviany
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved