Virus Corona

Meninggal di Cianjur Dipastikan Bukan karena Terinfeksi Virus Corona, Begini Fakta Pemakamannya

Pasien atas nama D (55), warga Bekasi, yang berobat ke RS Dr Hafiz di Jalan Pramuka Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia, Selasa (3/3/2020) pagi.

Meninggal di Cianjur Dipastikan Bukan karena Terinfeksi Virus Corona, Begini Fakta Pemakamannya
Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Pasien atas nama D (55), warga Bekasi, yang berobat ke Rumah Sakit Dr Hafiz di Jalan Pramuka Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia, dimakamkan di TPU Mangunjaya, Bekasi pada Selasa (3/3/2020) pagi. 

Pasien atas nama D (55), warga Bekasi, yang berobat ke Rumah Sakit Dr Hafiz di Jalan Pramuka Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia, Selasa (3/3/2020) pagi.

Detail penyebab meninggalnya D hingga saat ini sudah dipastikan bukan karena diduga terjangkit virus corona melainkan sakit.

Jenazah diantar dengan ambulans RSDH. Petugas langsung membawa jenazah ke dalam rumah untuk dishalatkan oleh keluarga dan para tetangga.

Para petugas tampak mengenakan alat pelindung diri khusus selama prosesi penguburan.

Tak hanya itu, warga setempat dan pejabat setempat yang datang juga dihimbau menggunakan masker saat melayat ke kediaman korban.

 Warganet Ramaikan Nama Sita di Twitter, Viral Pesan dan Foto Diduga Pasien Virus Corona di Depok

 SADIS! Pelajar Tangerang Dihujani Bacokan dan Sabetan Parang, Ini Akibatnya

 Viral di Medsos Sejumlah Jalan di Kota Tangerang Macet Parah Karena Banjir, Bikin Jengkel Warga

 Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Indonesia, Ini Penjelasannya

Sementara, jenazah sendiri tampak dilapisi di dalam kantong jenazah bewarna oranye selama prosesi pemakaman.

Bahkan, selama sebelum dikebumikan warga dan pejabat daerah setempat tidak dianjurkan untuk melihat kondisi terakhir korban yang berada di dalam kantong jenazah tersebut.

Isak tangis keluarga pun pecah saat mengantar jenazah lalu dimasukan ke dalam liang lahat dengan ukuran kedalaman 2 meter itu di TPU Mangun Jaya.

Saat jenazah diturunkan ke liang lahat, hanya petugas medis khusus saja yang boleh menanganinya. Warga sendiri tampak hanya melihat dari kejauhan sekitar 3 meter dari liang kubur.

 MAHASISWI Jadi Korban Pelecehan di Kampusnya, Ini Pernyataan Rektor UI Prof Ari Kuncoro

Halaman
12
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved