Berita Tangerang

HANYUT dari Kali Ciapus Bogor, 3 Hari Kemudian Jenazah Bocah Ini Ditemukan di Cisadane Tangerang

Warga di sekitar Pintu Air 10, Karawaci, Kota Tangerang digegerkan dengan penemuan mayat. Sesosok jasad bocah terlihat mengambang di Sungai Cisadane.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Warga di sekitar Pintu Air 10, Karawaci, Kota Tangerang digegerkan dengan penemuan mayat. Sesosok jasad bocah terlihat mengambang di Sungai Cisadane pada Selasa (3/3/2010). 

Warga di sekitar Pintu Air 10, Karawaci, Kota Tangerang digegerkan dengan penemuan mayat. Sesosok jasad bocah terlihat mengambang di Sungai Cisadane pada Selasa (3/3/2010).

Korban diketahui identitasnya bernama Muhammad Alvin Dzikri. Bocah berusia 12 tahun ini merupakan warga asal Ciomas, Kabupaten Bogor.

Mayat korban hanyut dari Kali Ciapus, Desa Silamakmur, Bogor. Bahkan jasadnya sudah mengambang selama tiga hari.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kabid Operasional Tagana Kota Tangerang Arifin.

Ia yang turut mengevakuasi menjelaskan, korban ditemukan telungkup dalam kondisi meninggal dunia.

 Warganet Ramaikan Nama Sita di Twitter, Viral Pesan dan Foto Diduga Pasien Virus Corona di Depok

 SADIS! Pelajar Tangerang Dihujani Bacokan dan Sabetan Parang, Ini Akibatnya

 Viral di Medsos Sejumlah Jalan di Kota Tangerang Macet Parah Karena Banjir, Bikin Jengkel Warga

 Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Indonesia, Ini Penjelasannya

"Korban berhasil ditemukan setelah pencarian tiga hari oleh tim gabungan," ujar Arifin, Selasa (3/3/2020).

Menurutnya, korban dievakuasi menggunakan perahu karet Tagana Kota Tangerang. Kata dia, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

"Korban sementara masih di RSUD, masih menunggu jemputan pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka," ucapnya.

Arifin menambahkan, sebelumnya korban bersama tujuh temannya berencana bermain di area Desa Sukamakmur pada Sabtu (29/2/2020) lalu.

 MAHASISWI Jadi Korban Pelecehan di Kampusnya, Ini Pernyataan Rektor UI Prof Ari Kuncoro

Saat itu kondisi cuaca sedang hujan deras. Ia menyebut korban melompat ke selokan Desa Sukamakmur.

"Jadi, korban menghilang akibat terbawa arus air. Selokannya itu terhubung langsung ke Sungai Ciapus," kata Arifin. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved