Breaking News:

Berita Jakarta

Cegah Longsor Susulan Sudin SDA Jakpus Pasang Tanggul Cerucuk di RW 07 Pegangsaan Menteng

Longsor yang terjadi di Pegangsaan RW 09/07 Menteng Jakarta, membuat petugas Sumber Daya Air Jakarta Pusat membuat tanggul cerucuk sementara.

WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Salah satu rumah di bantaran Kali Ciliwung RT 09/07 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat yang longsor pada Selasa (25/2/2020). 

Longsor yang terjadi di Pegangsaan RW 09/07 Menteng, Jakarta Pusat, membuat petugas Sumber Daya Air Jakarta Pusat membuat tanggul cerucuk sementara agar tidak terjadi longsor susulan.

Sebab longsor yang terjadi pada Selasa (25/2/2020) membuat sebanyak 18 rumah rusak dan 3 diantarnya nyaris ambruk ke bantaran kali Ciliwung di Menteng, Jakarta Pusat.

Camat Menteng, Edi Suryaman mengatakan pihaknya telah melakukan penangulangan sementara akan longsor yang terjadi di RW 07 itu. Yaitu dengan pembuatan tanggul sementara.

"Itu sudah kita lakukan langkah penanganan sementara dengan memasang cerucuk pada hari minggu kemarin," kata Edi Suryaman dikonfirmasi, Selasa (3/3/2020).

Menurut Edi, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat yang melakukan langkah penanganan itu, saat ini proses pemasangan pun sudah dilakukan, terkait teknis pihaknya menyerahkan kepada Sudin SDA Jakarta Pusat.

 Warganet Ramaikan Nama Sita di Twitter, Viral Pesan dan Foto Diduga Pasien Virus Corona di Depok

 SADIS! Pelajar Tangerang Dihujani Bacokan dan Sabetan Parang, Ini Akibatnya

 Viral di Medsos Sejumlah Jalan di Kota Tangerang Macet Parah Karena Banjir, Bikin Jengkel Warga

 Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Indonesia, Ini Penjelasannya

"Mungkin terkait teknis nanti ke Sudin SDA Jakarta Pusat," katanya.

Terpisah, Kasudin SDA Jakarta Pusat Ahmad Saiful mengatakan tanggul cerucuk yang dibuat di RW 07 sepanjang 200 meter tepat di bantaran Kali Ciliwung.

"Pemasangan cerucuk hanya sebagai penahan tanah dan tidak ada hubungan dengan kapasitas tampungan debit air," katanya.

Pemasangan cerucuk dolken di lokasi longsor mendapat dukungan dari warga sekitar.

Warga berharap dengan dipasangnya tanggul sementara dapat mencegah longsor susulan saat kondisi cuaca ekstrim.

 MAHASISWI Jadi Korban Pelecehan di Kampusnya, Ini Pernyataan Rektor UI Prof Ari Kuncoro

"Tidak ada penolakan dari warga, justru mendukung. Sebanyak 30 satgas diterjunkan ke lokasi pembuatan cerucuk dolken, sementara belum menerjunkan alat berat ke lokasi," ujarnya.

Pengerjaan tanggul cerucuk dolken ditargetkan rampung hingga 1 bulan kedepan dimana material menggunakan kayu dolken dari anggaran pemeliharaan.

"Karena cerucuk dolken sifatnya sementara, kami harap akan dilanjutkan dengan pemasangan permanen. Akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC)," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved