Breaking News:

Virus Corona

Begini Tanggapan Anies Baswedan Soal Masyarakat Jadi Panic Buying Gara-Gara Virus Corona

Momen panic buying atau belanja kebutuhan berlebihan akibat fobia virus corona yang terjadi, ditanggapi Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Momen panic buying atau belanja kebutuhan berlebihan akibat fobia virus corona yang terjadi, ditanggapi Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. 

Selain itu, Menteri Terawan secara langsung meninjau dua pasien terinfeksi corona itu yang tengah dilakukan perawatan di RSPI Sulianti Suroso, Jakarta Utara.

Ia menyebut kondisinya dalam keadaan baik.

"Kondisinya sehat, bisa bertanya, bisa duduk, bisa senyum, engak sesak, tensi baik, nadi baik, tidak demam, tidak mual, tidak mencret, pokoknya tidaklah yang sakit-sakit itu," katanya.

Menurut Terawan, tidak semua ketika kita kontak tubuh dengan orang yang positif virus corona maka otomatis tertularkan virus corona itu.

Hal ini terlihat dari 188 Warga Negara Indonesia awak kapal pesiar Dreamworld yang dievakuasi dari kapal yang sempat mengangkut orang terinfeksi virus corona itu. Mereka meski berkontak langsung namun hasilnya negatif.

"Ada sebuah hal yang harus diketahui, tidak semua orang yang kontak itu akan sakit, biar close contact pun belum tentu sakit," ucapnya.

ART DIbawa

Sementara itu, sebelumnya, Dua ambulans terlihat mendatangi rumah terduga korban virus covid-19 atau corona, di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Senin (2/3/2020).

Pantauan Warta Kota, sekitar pukul 15.15 WIB, ambulans yang bertuliskan Dinas Kesehatan Kota Depok itu tiba di rumah terduga korban virus corona.

Sekitar tiga orang petugas Dinas Kesehatan Kota Depok turun dari ambulans dan memegang sebuah botol yang berisikan cairan, untuk mensterilkan wabah virus corona yang ada di rumah terduga korban.

Ketiga petugas tersebut terlihat mamasuki rumah korban. Tak lama kemudian, mereka keluar rumah dan menyemprotkan cairan di area garasi.

Terlihat ada satu pria yang dibawa petugas Dinas Kesehatan dari rumah terduga korban virus corona.

Petugas terlihat menyemprotkan cairan ke pria tersebut agar steril sebelum masuk ke ambulans.

Petugas Dinas Kesehatan Depok, Sigit mengatakan bahwa pihaknya membawa satu orang dari rumah terduga korban virus corona.

"Kami membawa Asisten Rumah Tangga korban," kata Sigit sebelum masuk ke ambulans.

Namun, Sigit enggan memberitahukan kemama pihaknya akan membawa asisten rumah tangga terduga korban virus corona itu.

Kemudian, petugas Dinas Kesehatan Depok meninggalkan rumah terduga korban virus corona sekitar pukul 15.25 WIB.

Diberitakan sebelumnya, dua Warga Negara Indonesia yang tinggal di Depok, Jawa Barat terjangkit virus corona.

Dua korban yang berusia 64 dan 31 tahun itu terkena virus corona, diduga usai bertemu warga Jepang, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kemudian, karena mengalami gejala batuk dan sesak nafas, kedua korban itu pun melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, Jawa Barat. (Wartakotalive.com/FAF)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved