Warga Depok Positif Virus Corona, YLKI Minta Pemerintah Awasi Penjualan Masker dan Handsanitazer

Dua orang warga Depok, Jawa Barat positif virus corona, YLKI Imbau pemerintah awasi penjualan masker dan handsanitazer yang bakal melonjak tinggi

Penulis: | Editor: Dwi Rizki
istimewa
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi memberikan paparan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Indopos, di Hotel Ibis, Slipi, Jakarta (27/1/2020). 

Kabar mengenai dua orang warga Depok, Jawa Barat positif terjangkit virus corona dikhawatirkan masyarakat Indonesia.

Kabar tersebut dinilai Ketua Pengurus Harian Yayasan lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dapat memicu sejumlah hal.

Satu diantaranya adalah lonjakan penjuala masker dan handsanitazer.

Tingginya permintaan katanya secara langsung akan memaksa harga jual kedua komoditas tersebut naik pasaran. 

Terkait hal tersebut, YLKI diungkapkannya meminta masyarakat untuk waspada dan hati-hati.

Namun masyarakat tak perlu panik dalam menyikapi dan memberikan respon terkait virus corona tersebut.

Apalagi dalam hal menggunakan masker dan handsanitazer.

Sebab menurutnya kepanikan hanya akan mempersulit diri, dan memicu kedua harga produk tersebut melambung tinggi.

"Untuk kalangan produsen, YLKI meminta untuk tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan; jangan mengeskploitasi masyarakat dengan harga yang gila-gilaan," ungkap Tulus dlaam siaran tertulis pada Senin (2/3/2020).

"Mengambil untung secara ugal-ugalan, apalagi di tengah kesulitan, adalah tindakan amora," tambahnya.

Sedangkan untuk pemerintah, YLKI menghimbau agar bertindak konsisten dalam mengamankan masyarakat, baim korban terinfeksi virus corona.

Selain itu melindungi masyarakat sehingga virus corona tidak mewabah di Indonesia.

"Jangan sampai kejadian ini akan meluas seperti di beberapa negara. YLKI meminta pemerintah agar kasus virus corona, menjadi momen untuk mengajak masyarakat melakukan tindakan promotif preventif, untuk mengutamakan hidup sehat," ungkap Tulus.

"Bukan hanya meminta masyarakat sekadar cuci tangan dengan sabun, tapi juga tidak merokok," tutupnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi RSPI Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/3/2020).
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi RSPI Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/3/2020). (WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN)
Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved