Breaking News:

Mayat dalam Koper

Turis China Dimasukan ke Koper dan Dibuang ke Sungai, Koper Ditemukan Warga, Terkejut Lihat Isinya

Turis China Dimasukan ke Koper dan Dibuang ke Sungai, Koper Ditemukan Warga, Terkejut Lihat Isinya

Daily Mail
Petugas membuka koper di sebuah sungai di Thailand. Koper yang susah dibuka tersebut ternyata isinya mayat yang diduga sengaja dibuang pelaku yang kini buron. 

'Ketika saya tiba di rumah, ada empat orang China yang mulai memuat lima koper ke mobil dan saya perhatikan dua di antaranya lebih berat daripada yang lain.

“Saya disuruh mengirim mereka ke provinsi Tak. Namun, ketika kami berada di Kamphaeng Phet saya diperintahkan untuk berhenti dan mereka menurunkan satu koper dan melemparkannya ke sungai, kemudian mereka melakukan hal yang sama lagi."

Rumah yang Diduga Tempat Tinggal 2 Korban Virus Corona di Depok Belum Diisolasi

Letnan Polisi Kolonel Jittipol Polponprueksa mengatakan bahwa petugas sedang melakukan tes pada darah dan sidik jari yang ditemukan di rumah dan juga mengumpulkan rekaman CCTV dari daerah tersebut.

Mereka percaya setidaknya empat orang terlibat dalam dugaan pembunuhan terhadap turis China dan hilangnya istrinya, yang mereka duga juga dibunuh.

Catatan imigrasi dilaporkan menunjukkan bahwa Wang Jun memiliki sejarah sering melakukan perjalanan ke Thailand, di mana ia akan melakukan perjalanan darat ke daerah Mae Sot di provinsi Tak dekat perbatasan negara itu dengan Burma, yang juga dikenal sebagai May Myanmar.

Persija Jakarta Akan Sambut Kedatangan Bonek di Laga Pekan Kedua Liga 1 Lawan Persebaya Surabaya

Investigasi Reuters tahun lalu menemukan bahwa Burma telah menjadi pusat laboratorium produksi met Asia, yang sebagian besar dikontrol oleh sindikat perdagangan narkoba Tiongkok yang terhubung dengan Tse Chi Lop yang terkenal jahat, yang dijuluki El Chapo Asia.

Artikel Ini telah tayang di Intisari.Grid.id dengan judul Dikira Dipenuhi Ikan Busuk, Koper Besar yang Mengambang di Sungai Ini Diambil Warga, Setelah Dibuka Isinya Membuat Gempar dan Ngeri, Nelayan: Awalnya Sulit Dibuka

Editor: Wito Karyono
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved