Liga Jerman

Tak Penuhi Keinginan Suporter Pelatih Leipzig Julian Nagelsmann Cari Alasan

Leipzig gagal meraih kemenangan di pekan ke-24 Liga Jerman 2019-2020. Julian Nagelsmann mencari alasan atas kekalahan timnya.

Fandom
Julian Nagelsmann 

Leipzig gagal meraih kemenangan di pekan ke-24 Liga Jerman 2019-2020. Julian Nagelsmann mencari alasan atas kekalahan timnya.

RasenBallsport Leipzig bermain imbang 1-1 dengan Bayer Leverkusen di pekan ke-24 Liga Jerman 2019-2020 di Red Bull Arena, Senin (2/3).

Dilansir dari dierotenbullen.com, gol Leipzig dipersembahkan Patrik Schick di menit ke-32.

Sedangkan gol balasan Leverkusen dicetak leon Bailey pada menit ke-29. Hasil imbang tersebut diluar ekspektasi pendukung Leipzig.

Julian Nagelsmann
Julian Nagelsmann (Fandom)

Sebab, mereka memprediksi tim kesayangannya bakal menang lantaran dalam tiga laga sebelumnya Leipzig tampil gemilang.

Mereka meraih tiga kemenangan berturut-turut. Leipzig mengalahkan Werder Bremen 3-0 di pekan ke-22 Liga Jerman.

Lalu, menang 1-0 atas Tottenham Hotspur di laga pertama babak 16 besar Liga Champions dan mencukur Schalke 04 dengan skor 5-0 di pekan ke-23 Liga Jerman.

Bahkan, pendukung Leipzig sudah menyiapkan pesta, karena bila menang atas Leverkusen, maka perolehan poin Leipzig dengan Bayern Muenchen sama.

Muenchen yang berada di puncak klasemen sementara Liga Jerman mengemas 52 poin.

Kekalahan tersebut membuat pendukung Leipzig kecewa. Tak ingin menjadi pesakitan, Pelatih Leipzig, Julian Nagelsmann, bersuara.

Dia menyatakan bahwa kekalahan yang dialami timnya, lantaran anak asuhnya kelelahan.

"Dalam sebulan kami bermain enam kali. Setiap pertandingan pemain mengeluarkan seluruh kemampuannya. Mereka terus berlari sepanjang 90 menit dan ini membuat pemain kami akhirnya kelelahan. Seharusnya semua puas dengan hasil ini. Kami tidak kalah dan akan terus berusaha di pertandingan berikutnya," kata Nagelsmann.

Striker Leipzig, Patrik Schick, meminta pendukung Leipzig tak larut dalam kekecewaan. Sebab, peluang tim ini berada di puncak klasemen masih terbuka lebar.

Pertandingan di Liga Jerman masih banyak. Oleh karena itu, ia meminta mereka dapat menerima kenyataan dan hasil imbang ini bukanlah hal yang buruk.

"Seharusnya bersyukur, karena kami dapat menyamakan skor. Leverkusen adalah lawan yang kuat. Mereka bermain taktis. Setelah pergantian pemain kami menguasai dual dengan sangat baik. Sayang kami tak bisa mencetak gol lagi," tutur Schick.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved