Berita Daerah

Kronologi Pemuka Agama di Surabaya Dilaporkan Atas Dugaan Menodai Wanita Selama 17 Tahun

Peristiwa itu terbongkar ketika korban menolak upacara pernikahan secara agama dilakukan di tempat tokoh agama tersebut.

Shutterstock
Ilustrasi pemerkosaan 

Selama kurang lebih 17 tahun, seorang tokoh agama di Surabaya diduga menyetubuhi wanita, IW (26).

 Peristiwa itu terbongkar ketika korban menolak upacara pernikahan secara agama dilakukan di tempat tokoh agama tersebut.

 Ketika orangtua menanyakan alasan penolakannya, wanita Surabaya itu kemudian mengaku pernah menjadi korban persetubuhan tokoh agama sejak usia 9 tahun, demikian dilaporkan Surya (WartaKota Network).

Terang saja orangtua dan keluarganya kaget mendengar itu. 

Pihak keluarga marah lalu berniat membawa kasus itu ke ranah hukum.

 Berikut kronologi orang tua korban melaporkan tokoh agama di Surabaya yang diduga melakukan pelecehan seksual.

Flu Tak Kunjung Sembuh, Dul Jaelani Takut Terjangkit Virus Corona

Pengendapan Dana Jamaah Terkait Penangguhan Umrah Akibat Corona Capai Triliunan Rupiah

Takut Virus Corona, Banyak Undangan Batal Datang ke Pernikahan Jessica Iskandar-Richard

Terungkapnya perbuatan pria berinisial HL seorang tokoh agama di sebuah tempat ibadah yang menyetubuhi wanita IW selama 17 tahun berasal dari pengakuan langsung korban.

 Perwakilan keluarga korban Jeannie Latumahina menerangkan, perbuatan HL akhirnya terbongkar saat korban bersama pasangannya hendak melangsungkan pernikahan.

 Lazimnya sebuah proses sakral dalam tradisi agama yang dianut mereka, pelaksanaan prosesi sakral pernikahan sepasang mempelai harus melibatkan seorang pemuka tokoh agama.

 Saat kedua orang tua korban menyarankan bahwa IW dan calon suaminya dinikahkan oleh pemuka agama HL, ternyata korban menolak keras.

Halaman
12
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved