Breaking News:

Kabar Artis

Awalnya Tegar, Lalu Airmatanya Membuncah Ketika Nikita Mirzani Kenang Diperiksa Polisi Saat Hamil

Nikita juga mengenang masa sukar ketika ia harus bolak-balik menjalani pemeriksaan dalam kondisi hamil

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Bayu Indra Permana
Nikita Mirzani masih menangis usai membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020). 

Niki kasihan dengan anaknya, Arkana Mawardi. Pada saat lahir secara prematur, sang ayah justru sedang berharap perempuan yang melahirkannya terjerat hukum. Alih-alih mendampingi dan turut menyambut kehadiran sang bayi.

"Dua hari setelah sesar pun Niki dipaksa untuk dateng. Kenapa ya mereka gak punya perasaan semua, padahal kan hamilnya bukan hamil bohongan," katanya.

"Itu yang bikin Niki sedih apalagi pas Niki harus ngurusin Arkana di NICU kan bolak-balik, padahal sesar juga belum kering, perih, sakit," Imbuh Nikita.

Nikita didakwa dengan Pasal 351 Ayat 1 atau Pasal 335 Ayat 1 KUHP tentang penganiayaan. Nikita terancam hukuman pidana maksimal dua tahun penjara.

Belum Ada Titik Terang Pencabutan Penangguhan Umrah, Masyarakat Diimbau Tak Buru-buru Lakukan Refund

Taufik Hidayat Komentari Persaingan Tunggal Putra Bulutangkis Saat Ini, Performa Tidak Stabil

Jadi Tahanan Kota

Sebelumnya, Nikita Mirzani menjadi tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap Dipo Latief, yang ketika itu menjadi suaminya.

 Pada akhir 2018, Dipo Latief melaporkan Nikita Mirzani ke Polres Jakarta Selatan untuk dua tuduhan, yakni dugaan penganiayaan dan penggelapan barang.

Polisi kemudian menetapkannya sebagai tersangka pada Juli 2019.

Setelah berkas kasus dugaan penganiayaan dinyatakan lengkap, Nikita Mirzani bakal diserahkan pihak kepolisian ke pihak kejaksaan pada awal tahun 2020.

Penyerahan ini dilakukan pada tahap kedua, di mana pihak kepolisian akan menyerahkan Nikita selaku tersangka beserta barang bukti kasus tersebut.

Namun Nikita mangkir dalam beberapa kali panggilan.

Ia bahkan sempat dijemput secara paksa oleh pihak kepolisian dan mendekam di Polres Metro Jakarta Selatan selama beberapa hari.

Namun kemudian, ketika diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, penahanannya ditangguhkan dan menjadikan Nikita sebagai tahanan kota.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved